Proyek Strategis Nasional Ketahanan Energi Takkan Dipangkas

Kautsar Widya Prabowo 15 Februari 2018 18:20 WIB
proyek strategis nasional
Proyek Strategis Nasional Ketahanan Energi Takkan Dipangkas
Illustrasi. ANT/Wahyu Putro.
Jakarta: Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Ego Syahrial mengatakan Proyek Stretegi Nasional (PSN) dalam bidang ketahanan energi tidak akan dipangkas. Dia menjamin  bahwa hal tersebut terkait rencana pemerintah yang ingin memangkas 245 proyek infrastruktur.
Menurutnya selama sudah diumumkan proyek tersebut tidak akan dipermasalahkan, maka dirinya berani menjamin proyek itu tak akan dicoret.

"Selama sudah declare (nyatakan), untuk masalah ketahanan energi yang berjumlah lima PSN enggak akan (dicoret)," ujar Ego ditemui usai menghadiri pelantikan pejabat administrasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis, 15 Februari 2018.

Ia menambahkan Kementerian ESDM sebagai pengatur kebijakan akan terus mengkaji agar proyek itu selesai dan sesuai dengan rencana. "Kita sebagai regulator harus mempercepat agar semua on time. Kan sudah ada hasil revisi-revisi memang apa adanya yang penting semua berjalan" ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar program prioritas dan juga proyek strategis nasional yang belum selesai di 2017 agar dirampungkan dalam Sidang Kabinet Paripurna Senin, 12 Februari 2018.

Menanggapi hal tersebut, Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan kajian akan dilakukan dalam dua minggu ke depan. Namun demikian, dirinya masih enggan menyebutkan jumlah proyek yang kiranya bakal dipangkas. Darmin mengatakan adapun kriteria pemangkasan yakni untuk proyek yang hingga 2019 tak juga dibangun fisiknya."Jadi kita akan lihat betul mana proyek yang enggak akan ada bangunan fisik sampai dengan 2019," kata Darmin

Namun, kata mantan Gubernur Bank Indonesia, pemangkasan hanya berlaku bagi proyek yang sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah. Sementara untuk proyek yang melibatkan kerja sama swasta, akan tetap diteruskan, terutama bagi proyek kelistrikan."Ada beberapa bidang terutama listrik, dia sudah teken kontrak dengan swasta, enggak bisa lagi di-drop begitu saja," tutur Darmin.



(SAW)