Pembangkitan Jawa Bali (PJB). Dok: PLN.
Pembangkitan Jawa Bali (PJB). Dok: PLN.

Awal 2020, PJB Operasikan 2 PLTU 3.000 MW

Ekonomi pln
Annisa ayu artanti • 22 Maret 2019 06:23
Jakarta: PT PLN (Persero) melalui anak usahanya Pembangkitan Jawa Bali (PJB) akan mengoperasikan dua Pembangkit Listrik tenaga Uap (PLTU) berdaya besar pada awal 2020.
 
Direktur Operasi I PJB Sugiyanto mengatakan, kedua PLTU tersebut adalah PLTU Jawa 7 dengan kapasitas 2x1.000 Megawatt (MW) di Bojanegara, Banten dan PLTU Cilacap Ekspansi 2 di Cilacap, Jawa Tengah dengan kapasitas 1.000 MW.
 
PLTU Jawa 7 unit I berkapasitas 1.000 MW dan PLTU Cilacap Ekaspansi 2 ditargetkan dapat masuk ke sistem Jawa Bali dan commercial on date (COD) pada Oktober 2019 mendatang. Sementara untuk PLTU Jawa 7 unit II ditargetkan COD pada awal 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan demikian, pada akhir tahun ini, kami PJB akan mengoperasikan tambahan pembangkit sebesar 2.000 MW dari PLTU Cilacap Ekspansi 2 dan PLTU Jawa 7 Unit I, serta awal 2020, bertambah lagi 1.000 MW dari PLTU Jawa 7 Unit 2," kata Sugiyanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 21 Maret 2019.
 
Menurut Sugiyanto, tambahan dua PLTU skala besar dengan total daya 3.000 MW tersebut akan meningkatkan kapasitas pembangkit PJB dari saat ini sekitar 11.000 MW menjadi 14.000 MW pada awal 2020.
 
"Tambahan pembangkit-pembangkit ini tentunya akan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan khususnya interkoneksi Jawa-Bali," ungkap dia.
 
Di luar pembangkit yang dioperasikan PJB, Sugiyanto menambahkan, pada tahun ini sistem interkoneksi Jawa-Bali juga akan mendapat tambahan daya dari sejumlah pembangkit.
 
Pembangkit-pembangkit tersebut antara lain PLTU Lontar Unit 4, Banten 315 MW, Blok 2 PLTG Grati, Jawa Timur 160 MW, dan Steam Turbin PLTGU Tanjung Priok Blok M, Jakarta 200 MW.
 
"Dengan demikian, sistem kelistrikan interkoneksi Jawa-Bali tentunya akan semakin andal. Margin reserve (cadangan daya) juga makin meningkat menjadi di atas 30 persen," pungkas dia.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif