Illlustrasi. Dok : AFP.
Illlustrasi. Dok : AFP.

APBI Minta Tiongkok Permudah Impor Batu bara RI

Ekonomi batu bara
Suci Sedya Utami • 12 Desember 2018 21:08
Jakarta: Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) meminta agar Tiongkok merelaksasi kebijakan proteksi perdagangan. Kebijakan tersebut untuk mencegah kejatuhan harga batu bara.

Direktur Eksekutif APBI Hendra Sinadia mengatakan pekan lalu dirinya baru saja kembali dari sebuah konferensi di Tiongkok yang membahas mengenai batu bara. Dalam pertemuan itu pihaknya menyampaikan permintaan tersebut.

"Mengingat hubungan Indonesia dan Tiongkok sangat dekat. Indonesia eksportir batubara ke Tiongkok ya kita mengimbau supaya Pemerintah Tiongkok memberikan prioritas impor dari Indonesia," kata Hendra di Jakarta, Rabu, 12 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Dia mengatakan kebijakan proteksi pembatasan impor tersebut berujung pada menurunnya permintaan batubara dari Negeri Tirai Bambu itu. Hendra bilang apabila permintaan menurun maka efeknya pada harga yang juga ikut menurun. "Apalagi yang jatuh sekali itu (batu bara) yang kalori rendah, itu jatuh bebas," ujar dia.

Lebih jauh dirinya menambahkan apabila harga turun perusahaan tidak bisa memetakan potensi pasar di masa mendatang. Padahal perusahaan saat ini sudah harus menyusun rancangan kerja dan anggaran biaya (RKAB) untuk tahun depan.

"Karena melihat alternatif pasar tidak mudah, mau switch langsung ke negara lain kan enggak mudah," jelas dia.


(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi