Ilustrasi (MI/RAMDANI)
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Konsumsi Pertalite Terus Naik di Balikpapan

Ekonomi pertalite
05 September 2016 07:20
medcom.id, Balikpapan: PT Pertamina (Persero) mencatat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite terus mengalami kenaikan dan telah menggerus pasar premium. Pertamina terus berupaya agar konsumsi pertalite bisa terus mengalami peningkatan di masa-masa yang akan datang.
 
"Pasar pertalite terus tumbuh, di Kalimantan Timur saja dalam rentang enam bulan meningkat hingga 105 persen," kata GM Marketing Operation Region (MOR) VI PT Pertamina Mohamad Irfan, seperti dikutip dari Antara, di Balikpapan, Senin (5/9/2016).
 
MOR VI Pertamina menangani distribusi bahan bakar minyak dan gas, baik yang disubsidi ataupun yang tidak disubsidi di seluruh Kalimantan yang menjadi wilayah Indonesia. Pada Januari 2016, di Kalimtanan Timur pertalite diserap pasar sebanyak 2.365 Kiloliter (kl). Di Juli, tingkat konsumsi sudah mencapai 4.545 KL per bulan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kalimantan Utara membuat kenaikan konsumsi pertalite terbesar secara persentase, yaitu 365 persen. Di provinsi termuda itu, saat awal dipasarkan pada Maret 2016 diserap 180 KL pertalite per bulan. Pada Juli, konsumsinya melesat naik hingga 640 KL.
 
Di Kalimantan Selatan, konsumsi pertalite naik 154 persen, meningkat tajam dari 3.446 KL pada Januari menjadi 8.770 KL bulan Juli. Di Kalimantan Barat, konsumsi pertalite naik dari 856 KL pada Januari menjadi 3.898 KL pada Juli atau meningkat tajam sebanyak 355 persen,
 
"Masyarakat kita atau para pelanggan kami memang sudah cerdas," kata Irfan.
 
Pertalite memiliki nilai oktan lebih tinggi daripada premium. Karena itu satu liter pertalite membuat kendaraan beroperasi lebih lama, atau menempuh jarak lebih jauh dibandingkan dengan satu liter premium.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif