Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) - - Foto: Medcom.id/ Annisa Ayu
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) - - Foto: Medcom.id/ Annisa Ayu

PGN Tebar Dividen Rp1,38 Triliun

Ekonomi setoran dividen perusahaan gas negara (pgn)
Annisa ayu artanti • 26 April 2019 19:18
Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memutuskan membagi dividen sebesar Rp1,38 triliun. Jumlah tersebut 32 persen dari laba berjalan tahun 2018 yang sebesar USD304,9 juta atau Rp56,99 per lembar saham.
 
"Dividen tahun buku 2018, Rp1,38 triliun, Rp56,99 lembar per saham atau mengalami kenaikan 80 persen dari tahun lalu yang Rp31 lembar per saham," kata Direktur Keuangan PGN Said Reza Pahlevy di Jakarta, Jumat, 26 April 2019.
 
Dividen ini dibagikan secara tunai kepada pemegang saham A dwi warna sebanyak Rp56,99 per lembar saham. Lalu, sebanyak Rp786,9 miliar dibagikan kepada pemegang saham seri B terbanyak dan sebanyak Rp594,5 miliar dibagikan kepada pemegang saham seri B milik masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, RUPST juga menyepakati pergantian pengurus perusahaan. Pergantian terjadi pada susunan direksi dan komisaris. Rapat memutuskan menambah satu direkai san mengganti satu komisaris, serta menambah satu komisaris.
 
Adapun Pertamina selaku pemegang surat kuasa dari Kementerian BUMN atas PGN mengusulkan pergantian komisaris atas nama Hambra menjadi Lucky Alfirman dan menambah Mas'ud Khamid dalam jajaran dewan komisaris. Sementara, jajaran direksi PGN saat ini dilengkapu Syahrial Mukhtar menjadi Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis.
 
"Butuh direktur strategi dan pengembangan bisnis karena sub holding harus ada strategi bidang gas khususnya untuk domestik dan regional. Jadi tambahan itu, dan sudah disetujui bapak Syahrial Mukhtar dari Pertamina," jelas Direktur Utama PGN Gigih Prakoso.
 
Seperti diketahui, PGN mencatat laba pada tahun buku 2018 sebesar USD304,9 juta. Dari torehan laba tersebuy, PGN berhasil membukukan pendapatan sebesar USD3,87 miliar, meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 3,57 miliar.
 
Pendapatan emiten berkode PGAS tersebut diperoleh dari hasil penjualan gas sebesar USD2,79 miliar dan penjualan minyak dan gas sebesar USD585 juta.
 
Sedangkan laba operasi konsolidasian selama tahun 2018 mencapai USD645 juta. Dengan capaian itu, maka EBITDA perusahaan juga meningkat menjadi sebesar USD1,19 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD1,08 miliar.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif