Jokowi Perintahkan Divestasi Freeport Rampung Akhir 2018

Yogi Bayu Aji 29 November 2018 14:01 WIB
freeport
Jokowi Perintahkan Divestasi Freeport Rampung Akhir 2018
Presiden Joko Widodo/Foto: Biro Setpres
Jakarta: Presiden Joko Widodo menginginkan proses divestasi PT Freeport Indonesia rampung akhir 2018. Dia meminta laporan para menteri terkait dalam rapat terbatas (ratas) hari ini.

"Karena proses divestasi PT Freeport adalah langkah besar untuk mengembalikan mayoritas kepemilikan sumber daya alam yang sangat strategis ke pangkuan Ibu Pertiwi," kata Jokowi dalam ratas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 29 November 2018.

Baca: Divestasi Freeport Sedang Berproses

Dia menjelaskan divestment agreement, sales and purchase agreement, dan share subscription agreement sudah diteken pada September 2018. Namun, masih ada hal lain yang perlu diurus.

Proses harus dipercepat. Isu lingkungan, masalah limbah, masalah tailing, hingga perubahan kontrak karya menjadi izin usaha Pertambangan khusus (IUPK) perlu segara dituntaskan.

"Dan juga hal-hal yang terkait dengan jaminan fiskal, perpajakan, royalti, hingga stabilitas investasi," kata Presiden ke-7 RI itu.

Baca: Jonan Minta IUPK Freeport Segera Diselesaikan

Jokowi menekankan divestasi PT Freeport Indonesia penting bagi bangsa. Itu bisa dimanfaatkan untuk kehidupan masyarakat.

"Akan kita gunakan sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, utamanya rakyat Papua," kata Jokowi.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id