Illustrasi. Dok : AFP.
Illustrasi. Dok : AFP.

Dua dari Lima Wilayah Migas Sudah Laku

Ekonomi migas
Annisa ayu artanti • 07 Mei 2019 17:41
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan pemenang penawaran wilayah kerja migas konvensional tahap I-2019. Dari lima wilayah kerja migas yang ditawarkan hanya dua wilayah migas yang laku.
 
Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, mengatakan tim lelang telah mengevaluasi dokumen partisipasi yang dimasukan oleh perusahaan. Dari dokumen tersebut ada yang memenuhi persyaratan dan ada yang tidak memenuhi persyaratan.
 
"Ada yang memenuhi persyaratan, ada yang tidak. Yang tidak memenuhi persyaratan maka kita anggap gugur," kata Arcandra di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa, 7 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arcandra menyebutkan yang memenuhi persyaratan dan memenangkan penawaran lelang wilayah kerja migas tahap I-2019 adalah Kufpec Regional Ventures (Indonesia) Limited untuk wilayah kerja Anambas.
 
Kufpec mengalahkan Conrad Petroleum Limited dengan penawaran bonus tanda tangan (signature bonus) USD2,5 juta dan komitmen pasti studi geologi dan geofisika (G&G), license purchase seismik 3D 600 Km2, reprocessing seismik 3D 600 Km2, dan satu sumur eksplorasi dengan total anggaran USD32,2 juta.
 
Lalu, Konsorsium Sonoro Energy Ltd dan PT Menara Global Energi untuk wilayah kerja migas Selat Panjang. Konsorsium ini menawarkan bonus tanda tangan USD5 juta dan komitmen kerja pasti berupa studi geologi dan geofisika, enam sumur eksplorasi, seismik 2D seluas 500 Km, serta seismik 3D 200 Km2 dengan total anggaran USD74 juta.
 
Sementara, wilayah kerja migas West Ganal, West Kaimana, West Kampar tidak memiliki pemenang lelang. Pemerintah berencana melelang tiga wilayah kerja migas ini besok.
 
Dia menyebutkan wilayah kerja migas West Ganal memiliki dua peserta lelang yaitu Konsorsium PT Pertamina (Persero)-Eni Indonesia Limited dan Neptune Energy Muara Bakau BV. Namun karena suatu pertimbangan oleh tim lelang, maka wilayah kerja akan dilelang ulang besok.
 
"Pemerintah putuskan tidak ada pemenang, ini akan lelang ulang besok dengan syarat dan ketentuan (Term and Condition) berbeda," sebut dia.
 
Lalu, West Kampar terdapat dua perusahaan yang memasukan penawaran yaitu Starborn Energy Bontang Pte.Ltd dan Nusa Development Sdn Bhd. Tetapi keduanya tidak memenuhi persyaratan sehingga harus ditender ulang. Sementara West Kaimana tidak ada peserta. Adapun, total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari lelang kali ini sebanyak USD7,5 juta. Sedangkan, total investasi migas dalam lelang wilayah migas tahap I-2019 sebesar USD109,2 juta.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif