Dukung Asian Games, PLN Perbaiki 11 Proyek Ketenagalistrikan

Kautsar Widya Prabowo 16 Mei 2018 17:30 WIB
plnasian games 2018
Dukung Asian Games, PLN Perbaiki 11 Proyek Ketenagalistrikan
Ilustrasi Asian Games. (FOTO: ANTARA/Sigid Kurniawan)
Depok: PT PLN (Persero) melalui Regional Jawa Bagian Barat mendukung pelaksanaan event internasional Asian Games 2018 dengan melakukan pemeliharaan 11 proyek infrastruktur ketenagalistrikan. Proyek tersebut dikerjakan PLN Unit Transmisi Jawa Bagian Barat (PLN UT JBB).

General Manager Transimisi Jawa Bagian Barat Tirno Erwin menjelaskan proyek tersebut berharap dapat menyuplai kebutuhan kelistrikan MRT (mass rapid transit) dan untuk acara Asian Games.

"Di timur Jawa tower 334 kita ganti dan kita pindahkan transmisi 500 kiloVolt (kv) dalam waktu lima bulan sekarang sudah normal," ujarnya, di Gardu Induk Gandul, Depok, Rabu, 16 Mei 2018.

Pihaknya pun terus berusaha meningkatkan pasokan wilayah VVIP khusus di DKI Jakarta dan Banten yang kebutuhannya 24 persen dari nasional.

"Kita jaga pertumbuhan DKI Jakarta dan Jawa Barat dalam pelaksanaan Asian Games 2018," tambahnya.

Sementara itu, 11 proyek tersebut meliputi:
1. Pembangunan extension 2 pon atau LB di (GIS) atau Gas Insulated Switchger yang merupakan perbaruan dari Gardu Induk (GI) 150 kv.
2. Pengadaan dan Pemasangan Bay Trafo GIS 150 kV Mampang dua trafo 1 dengan kapasitas 60 Mega Volt Ampere (MVA).
3. Penggantian konduktor saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV Balaraja hingga Citra Habitat dengan kapasitas 33,9415 Kilo Meter Sirkuit (KMS).
4. Rekonfigurasi IBT-1 di GIS 500 kV Kembangan hingga main kontruksi dengan kapasitas 500 MVA.
5. Penggantian pondasi dan tower 334 SUTET (Saluran Udara Tentang Ekstra Tinggi) 500kV Tasik hingga Depok dengan kapasitas 500 MVA.
6. Trafo mobile di GIS 150 kV Jateke II dengan kapasitas 30 MVA.
7. Trafo ke satu GI 150 kV Ancol (relokasi dari Cimanggis, penggantian trafo kedua) dengan kapasitas 60 MVA.
8. Trafo ke dua GI 150 kV Serang (relokasi dari Serpong), dengan kapasitas 60 MVA.
9. Trafo GI 70 kV Gandaria (penggantian trafo ke dua) dengan kapasitas 30 MVA.
10. Trafo GI 150 kV Miniatur (trafo ke satu) dengan kapasitas 60 MVA.
11. Trafo GI 150 kV Ancol (Relokasi dari Bayah/Cemindo Gemilang) dengan kapasitas 60 MVA.

Pihaknya menjelaskan proyek tersebut menghabiskan dana sebesar Rp251 miliar dengan total kapasitas transmisi 34,9415 KMS.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat Haryanto WS menambahkan dengan persiapan seperti itu, PLN harus bersiaga jika ada permintaan kelebihan listrik saat Asian Games berlangsung.

"Kita siaga permintaan, misalnya satu venue, satu Mega Volt Ampere, dia minta 30 Mega Volt Ampere, kita perlu melihat apakah itu verifikasi itu benar atau tidak. Kalau iya kita tambah trafo dan tambah kabel baru," tutupnya.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id