NEWSTICKER
?PLTD Senayan Jadi Andalan Listrik MRT Kala Padam. (FOTO; dok PLN)
?PLTD Senayan Jadi Andalan Listrik MRT Kala Padam. (FOTO; dok PLN)

PLTD Senayan Jadi Andalan Listrik MRT Kala Padam

Ekonomi pln listrik padam
Annisa ayu artanti • 08 Agustus 2019 19:30
Jakarta: PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab berhentinya Moda Transportasi terpadu (MRT) Jakarta saat pemadaman listrik Minggu, 4 Agustus 2019 lantaran MRT tidak memiliki sumber pemasok listrik cadangan.
 
Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PT PLN (Persero) Haryanto WS mengatakan saat ini MRT hanya dipasok melalui dua sistem kelistrikan yaitu Unit Pusat Pengatur Beban (UP2B) Gandul dan Gardu Induk Priok. Ketika kedua pemasok listrik tersebut terkendala maka MRT otomatis tidak bisa beroperasi.
 
"Saat listrik padam, MRT juga padam, karena waktu itu semua suplai alternatif MRT ini dipasok dua sisi suplai dari Gandul dan Priok mati," jelas Haryanto di PLTD Senayan, Jakarta, Kamis, 8 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Haryanto menjelaskan, pemasok cadangan bagi MRT kedepannya adalah Pembangkit listrik Tenaga Diesel (PLTD) Senayan. PLTD Senayan akan beroperasi dan menjadi pemasok listrik andalan MRT ketika dua pasokan listrik itu mengalami kendala.
 
"Jadi ini untuk darurat jika tidak ada pasokan lain untuk MRT itu," ucap dia.
 
PLN memilih PLTD sebagai cadangan pemasokan listrik MRT karena cepat dioperasikan ketika terjadi kendala. PLTD Senayan memiliki kapasitas 101 megawatt (mw). Pembangkit ini bisa mulai dioperasikan pada Oktober 2019.
 
"Kita harapkan PLTD ini enggak kerja, artinya Priok Gandul bekerja," ujar dia.
 
PLTD Senayan menggunakan bahan bakar B20 dengan campuran bahan nabati sebesar 20 persen dengan rasio 0,21 liter bahan bakar per kWh. Angka tersebut lebih efisien jika dibandingkan dengan generator yang rata-rata memiliki rasio 0,3-0,32 liter bahan bakar per kWh.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif