Rasio Elektrifikasi Sulut Capai 95,99%
Ilustrasi (MI/RAMDANI)
Manado: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) mencatat rasio elektrifikasi di Sulawesi Utara (Sulut) mencapai 95,99 persen hingga Oktober 2018. Kondisi itu menandakan bahwa hampir semua rumah tangga di Sulut sudah menikmati aliran listrik.

General Manager PLN Sulut Sulteng Gorontalo (Suluttenggo) Edison Sipahutar menjelaskan jumlah rumah tangga di Sulut yang telah menikmati listrik hingga Oktober 2018 mencapai 610 ribu, dari total 635.472 rumah tangga. Jika dibandingkan dengan di 2017, tambahnya, jumlah rumah tangga yang sudah menikmati listrik mengalami peningkatan.      

"Rasio Elektrifikasi juga meningkat dari 93,16 persen pada akhir 2017 menjadi  95,99 persen pada Oktober 2018," ungkapnya, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 8 November 2018.

Untuk wilayah Suluttenggo, menurut Sipahutar, jumlah rumah tangga yang telah menikmati listrik mencapai 1.437.438 atau 88,50 persen, juga terjadi kenaikan dibandingkan dengan akhir 2017 yang masih 1.377.962 atau 85,60 persen.

Sementara itu, desa berlistrik sudah mencapai 100 persen. Walaupun demikian, ia mengaku, sebagian desa dialiri listrik bukan oleh PLN melainkan non-PLN. Jumlah desa di Sulut 1.839, dan yang sudah berlistrik PLN 1.812. Berarti desa berlistrik oleh non PLN ada 27.

"Untuk itu kami terus membangun jaringan listrik hingga ke desa-desa yang belum terjangkau listrik oleh PLN tersebut," katanya.

Dia menambahkan, untuk wilayah Suluttenggo, semua desa juga sudah berlistrik dengan sebagian disediakan oleh non PLN. Untuk meningkatkan kelistrikan di Suluttenggo, pihaknya menggelar sejumlah program, di antaranya diskon 50 persen untuk penambahan daya. Tarif listrik untuk daya 1.300, 2.200, 3.500 dan 5.500 kVA harganya sama.      

"Dengan tarif yang sama, masyarakat tidak perlu khawatir untuk menambah daya. Justru dengan menambah daya masyarakat bisa memaksimalkan penggunaan barang elektronik, tanpa takut kelebihan daya," pungkasnya.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id