Penerima Sambungan Listrik Gratis Dipastikan Tepat Sasaran

Husen Miftahudin 20 Oktober 2018 20:28 WIB
listrikpln
Penerima Sambungan Listrik Gratis Dipastikan Tepat Sasaran
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Bandung Barat: PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat (Jabar) menyatakan sebanyak 100 ribu rumah masyarat tidak mampu akan mendapat sambungan listrik secara gratis di tahun ini.
Program sambungan listrik gratis digagas PT PLN (Persero) bersama 34 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jabar Iwan Purwana mengaku saat ini ada sekitar 240 ribu rumah di Bumi Pasundan yang belum teraliri listrik. Jumlah tersebut berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

"Sebanyak 100 ribu rumah di antaranya akan mendapat sambungan listrik gratis di tahun ini," ujar Iwan di Puteri Gunung Hotel, Jalan Tangkuban Perahu, Lembang, Bandung Barat, Sabtu, 20 Oktober 2018.

Iwan memastikan penerima sambungan listrik gratis tepat sasaran. Sebab data dari TNP2K tercatat secara detail lantaran tertera jelas nama kepala keluarga hingga alamat secara terperinci.

"Enggak dong (data TNP2K meleset), karena sudah ada alamat rumah. Pada saat disambung juga ada pengecekan lagi," ungkap dia.

Bahkan, lanjutnya, saat petugas TNP2K menyurvei, pihak PLN juga mengirim perwakilan untuk ikut mendata rumah yang laik mendapat sambungan listrik gratis.

"Saya yakin itu tidak akan meleset. Sebelum ini dilaksanakan, ini sudah disurvei duluan. Jadi pada datang ke lapangan itu, peta jalannya sudah jelas, alamat, orangnya, dan sebagainya," tegas Iwan.

Hingga akhir September 2018, realisasi sambungan listrik gratis di PLN Unit Induk Distribusi Jabar sebanyak 20 ribu rumah. PLN Jabar terus mengebut elektrifikasi dengan melakukan koordinasi ke berbagai pihak yang terlibat.

"Bisa kita kebut karena sekarang hanya masalah koordinasi. Sekarang itu kan pendataan sudah lengkap, nama sudah lengkap. Nah kemarin diskusinya penyesuaian administrasi, karena administrasi tiap BUMN berbeda," pungkas dia.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id