Pendapatan PLN Jabar Tergerus Berkurangnya Beban Listrik di Lebaran

Suci Sedya Utami 12 Juli 2018 09:21 WIB
listrikpln
Pendapatan PLN Jabar Tergerus Berkurangnya Beban Listrik di Lebaran
Ilustrasi. (Foto: Antara/Umarul Faruq).
Tasikmalaya: PLN Distribusi Jawa Barat (Jabar) mencatat beban penggunaan listrik berkurang sekitar 40 persen pada momen libur Lebaran 2018 dari kebutuhan normal.

General Manager PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana mengatakan hal itu karena 60 persen beban listrik digunakan oleh industri dan bisnis yang pada momen tersebut sebagian besar tidak beroperasi sehingga membuat penggunaan listrik berkurang.

"Terjadi penurunan beban listrik sekitar 40 persen," kata Iwan di Tasikmalaya, Rabu, 11 Juli 2018.

Iwan menjelaskan penurunan beban tersebut tentu berkontribusi terhadap penerimaan PLN Distribusi Jawa Barat. Iwan menyebutkan wilayahnya menyumbang 21 persen dari pendapatan PLN secara nasional.

Dirinya menjelaskan rata-rata penerimaan PLN di Jawa Barat dalam sebulan mencapai sekitar Rp4,2 triliun dengan asumsi beban listrik penuh. Artinya hitung-hitungan kasar dengan beban listrik berkurang 40 persen maka ada pendapatan normal yang tergerus sekitar Rp1,68 triliun.

"Tinggal dihitung saja sisanya 60 persen beban listrik yang digunakan dikalikan Rp4,2 triliun sekitar Rp2,52 triliun (penerimaan pada masa libur)," jelas dia.

PT PLN (Persero) sebelumnya sempat diprediksi mengalami potensi berkurangnya pendapatan pada saat momen libur Lebaran pada tahun ini sekitar Rp10 triliun. Namun hal tersebut diklaim bukan sebuah kerugian.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan saat libur Lebaran kemarin banyak industri dan rumah tangga mematikan lampu sehingga berpengaruh pada pendapatan perusahaan.

"Selama 14 hari dari libur Lebaran saja, itu Rp10 triliun," kata Sofyan ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018.

Dirinya mengatakan taksiran tersebut yakni sekitar tiga persen dari target profit yang dibuat PLN tahun ini yakni sebesar Rp300 triliun.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id