Batu Bara. Dok;MI.
Batu Bara. Dok;MI.

Bukit Asam, Pertamina, dan Air Product Bangun Pabrik Hilirisasi Batu Bara

Ekonomi pertamina batu bara
Annisa ayu artanti • 07 Februari 2019 19:21
Jakarta: Setelah melakukan kesepakatan untuk mendirikan perusahaan patungan yang bergerak di bidang bisnis pengolahan batu bara dan produk turunannya, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Pertamina (Persero) dan Air Product melakukan pencanganan pembangunan pabrik hilirisasi.
 
Berdasarkan keterangan tertulis yang diperoleh Medcom.id, Kamis, 7 Februari 2019 rencananya pabrik hilirisasi yang mengubah batu bara menjadi dimetil eter (DME) akan dibangun di tambang PTBA Peranap, Riau.
 
Pencanangan yang dilakukan ini merupakan kelanjutan dari MoU kerja sama dan Joint Venture Agreement terkait hilirisasi batubara antara PTBA, Pertamina dan Air Products. Melalui teknologi gasifikasi, batu bara akan diubah menjadi syngas yang akan akan di proses menjadi produk akhir.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nantinya PTBA akan menyuplai batubara dari area tambang Peranap ke perusahaan patungan untuk diolah menjadi produk akhir oleh Pertamina," kata Corporate Secretary Bukit Asam Suherman.
 
Sementara itu, optimisasi desain teknologi akan dilakukan Air Products and Chemicals Inc. Adapun, wilayah tambang PTBA di Peranap akan menjadi lokasi gasifikasi batu bara karena memiliki cadangan besar batubara kalori rendah.
 
"Dengan adanya proyek gasifikasi batu bara di mulut tambang Peranap ini tentunya akan dapat menghidupkan dan mengoptimalisasi sumber daya alam batu bara Peranap untuk ketahanan energi nasional dan kesejahteraan masyarakat," tutur dia.
 
Nantinya, batu bara kalori rendah yang berasal dari tambang PTBA Peranap, Riau akan diolah menjadi syngas untuk kemudian diproses menjadi DME. DME inilah yang akan digunakan oleh Pertamina sebagai substitusi liquified Petroleum gas (LPG).
 
"Adanya DME ini merupakan salah satu langkah sinergi BUMN dan langkah Pertamina untuk dapat menekan impor LPG," imbuh dia.
 
Setelah pencanangan, akan dilakukan tahap selanjutnya yakni konstruksi pembangunan pabrik. Rencananya, usaha hilirisasi batubara di mulut tambang batu bara Peranap ini memiliki kapasitas 1,4 juta ton DME per tahun dengan kebutuhan batubara sebesar 9,2 juta ton per tahun.

 

(SAW)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif