BPH Migas. Dok : AFP.
BPH Migas. Dok : AFP.

Lelang Blok Migas Makin Menarik Investor

Ekonomi migas
Suci Sedya Utami • 18 April 2019 21:17
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan lelang lima blok migas tahap pertama di 2019 semakin bergairah. Hal ini ditandai dengan terus bertambahnya jumlah investor atau kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang mengakses dokumen penawaran.
 
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan jumlah investor yang telah mengajukan dokumen penawaran yakni sebanyak 18 perusahaan. Perusahaan tersebut berasal dari dalam dan luar negeri.
 
"Sudah ada 22 yang akses dokumen yang berasal dari 18 perusahaan," kata Arcandra di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis, 18 April 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arcandra mengatakan dengan banyaknya investor yang melakukan penawaran maka akan menguntungkan bagi negara. Dia bilang ada pemerintah mensyaratkan minimal bonus tanda tangan yang masuk sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP) untuk setiap blok tersebut.
 
"Semakin banyak yang bidding, maka bonus tanda tangannya bisa naik. Karena kita pilih yang memberikan tawaran paling tinggi," tutur dia.
 
Arcandra menjelaskan faktor yang membuat investor makin bergairah untuk masuk ke bisnis hulu migas Indonesia yakni karena adanya skema baru bagi hasil gross split. Dia bilang investor melihat Pemerintah Indonesia makin transparan dalam melakukan lelang.
 
"Mereka sudah makin mengerti gimana pemerintah dalam menawarkan blok memberikan kepastian, timnya jelas, tata waktunya jelas sehingga mereka juga jelas," ucap Arcandra.
 
Selengkapnya WK migas yang ditawarkan tersebut adalah:
 
1. Blok Selat Panjang
 
Lokasi: Daratan Riau.
Total area: 942,37km2.
Cadangan (2P): 26,1 MMSTB (minyak) dan 62 BSCF (gas).
Sumber daya: tujuh prospek dan 17 lead sebesar 1.861 MMBOE (P50).
Produksi: terakhir berproduksi pada 21 Februari 2018 dengan produksi 1 BOPD.
Minimal bonus tanda tangan: USD5 juta.
Minimal komitmen kerja pasti: Studi G&G, lima sumur eksplorasi, seismik 2D 500 km dan seismik 3D 200 km2 senilai minimal USD62.991.080.
 
2. Blok West Kampar
 
Lokasi: Daratan Riau & Sumatera Utara.
Total area: 894,48 km2.
Cadangan: 8,3 MMSTB (minyak).
Sumber daya: tiga prospek dan 20 lead sebesar 4.322 MMBOE (P50).
Produksi: terakhir produksi pada 27 Maret 2017 dengan produksi 112 BOPD.
Minimal bonus tanda tangan: USD5 juta
Minimal komitmen kerja pasti: Studi G&G, enam sumur eksplorasi, seismik 2D 500 dan seismik 3D 200 km2 senilai minimal USD64.433.080.
 
3. Blok West Ganal
 
Lokasi: Lepas Pantai Selat Makassar.
Total area: 1.129,06 km2.
Sumber daya: 209,7 MMBOE.
Minimal bonus tanda tangan: USD15 juta.
Minimal komitmen kerja pasti: Studi G&G, tiga sumur eksplorasi, seismik 3D 400 km2, dan seismik 2D 500 km.
 
4. Blok West Kaimana
 
Lokasi: Daratan dan Lepas Pantai Papua Barat.
Total area: 4.116,27 km2.
Sumber daya: 2.443,29 MMBO (minyak) dan 4.638,39 BCF (gas).
Minimal bonus tanda tangan: USD2 juta.
Minimal komitmen kerja pasti: Studi G&G, satu sumur eksplorasi dan seismik 2D 200 km.
 
5. Blok Anambas
 
Lokasi: Lepas Pantai Natuna.
Total area: 3.434,33 km2.
Sumber daya: 260,36 BCF (gas) dan 26,04 BSCF kondensat.
Minimal bonus tanda tangan: USD2 juta.
 
Minimal komitmen kerja pasti: Studi G&G dan satu sumur eksplorasi.
 

(SAW)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif