Situs Ayomart. (Foto: Screenshoot)
Situs Ayomart. (Foto: Screenshoot)

Belanja Via Ayomart, Bahan Pangan Bisa Diantar ke Rumah

Ekonomi berita kementan
Gervin Nathaniel Purba • 28 Maret 2020 20:54
Jakarta: Kondisi pandemik virus korona (covid-19) hampir mematikan seluruh lini usaha bisnis. Di satu sisi, adanya wabah ini justru memberikan inovasi kepada anak muda untuk membangun startup, yakni perusahaan jasa penyedia produk pertanian, Ayomart.
 
Startup ini menyediakan platform ecommerce berbasis online sistem untuk produk pertanian. Perusahan ini menyediakan kebutuhan dapur seperti rempah, sayur, dan buah, yang bisa menunjang ketersediaan bahan pokok selama mengikuti kebijakan pemerintah pusat dalam memutus rantai penyebaran covid-19.
 
"Sekarang kan kebijakanya bekerja dari rumah (WFH). Nah untuk memenuhi kebutuhan di rumah. Kami sudah siapkan melalui toko daring, bernama Ayomart," ujar Founder dan CEO Ayomart Jatu Barmawati, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 28 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejauh ini, Ayomart menyediakan 160 komoditas utama, di antaranya brokoli, kacang panjang, kangkung, labu siam, cabai, tomat, dan bawang. Ayomart juga menyediakan aneka ragam buah seperti alpukat, jeruk, manggis, pisang, salak, dan sirsak.
 
"Untuk pemesanan, masyarakat cukup dengan membuka website kami atau melalui sambungan customer servis. Setelah itu mengisi formulir pemesanan, melakukan pembayaran ke nomor rekening dan selanjutnya tinggal menunggu barang datang," kata Jatu.
 
Jatu mengatakan, penyediaan ini merupakan gerakan bersama sekaligus aksi nyata dari para duta petani milenial (DPM) Kementerian Pertanian (Kementan) sigap corona dalam membantu menyediakan ketersediaan pangan masyarakat.
 
"Saya sebagai warga Jakarta paham betul sulitnya mendapatkan pasokan pangan karena bahaya keluar rumah. Oleh karena itu, sebagai DPM, saya mencoba untuk memudahkan masyarakat mengakses supply makanan tanpa harus keluar rumah," katanya.
 
Menurutnya, langkah ini juga sekaligus menjawab keluh kesah petani, di mana mereka kebingungan memasarkan produknya karena banyak pasar-pasar tradisional tutup.
 
"Nah kami juga menginisiasi dan memfasilitasi program #DPMSIGAPCORONA dengan konsep Farm to You. Jadi rekan DPM yang ada di hulu atau petani bisa melaporkan produk apa yang bisa dikirimkan untuk masyarakat di Jakarta melalui kami, dan kita coba bantu pasarkan," ujar Jatu.
 
Di website Ayomart, kata Jatu, pihaknya juga memudahkan konsumen dengan konsep end-to-end market yang bisa diakses semua orang.
 
"Sementara ini, kami fokus dulu di Jakarta yang memiliki korban covid-19 tertinggi di Indonesia. Ke depannya, kami ingin seluruh DPM bisa membuka cabang Ayomart di masing-masing lokasi agar dapat mempermudah akses supply chain," ujar dia.
 

(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif