Transformasi digital. Foto : Medcom.
Transformasi digital. Foto : Medcom.

Menperin Dorong Transformasi Digital Gandeng Startup Lokal

Ekonomi startup Kementerian Perindustrian transformasi digital
Ilham wibowo • 14 Oktober 2020 16:02
Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meminta pelaku manufaktur bergegas meningkatkan daya saing produk untuk meraih pasar baru. Transformasi digital pun perlu diwujudkan dengan mengadopsi produk layanan penyedia teknologi buatan startup Indonesia.
 
"Inovasi dan teknologi menjadi suatu kunci dan sangat penting untuk bisa dihadirkan di tengah-tengah industri, salah satunya melalui peran startup sebagai teknologi provider," kata Agus saat membuka program Startup4Industry secara virtual, Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Menurut Agus layanan penunjang industri digital yang dibuat oleh para teknisi teknologi digital Tanah Air kualitasnya sudah sangat baik. Penggunaan jasa penyedia solusi teknologi yang tak selalu bergantung pada impor akan sangat membantu pemulihan ekonomi nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Upaya kami dalam substitusi impor ini diharapkan tidak hanya menyentuh pada sektor produk saja tapi juga bisa berkaitan pada penggunaan teknologi industri itu sendiri," ujar Agus.
 
Agus menambahkan bahwa masa pandemi covid-19 merupakan momentum pelaku industri untuk melakukan penyesuaian kegiatan proses bisnis yang lebih efisien dan berkelanjutan. Sejauh ini, kata Agus, investasi untuk implementasi industri digital mengalami peningkatan terutama bagi yang sadar perlunya cara baru menghadapi tekanan ekonomi akibat wabah.
 
"Sejalan dengan transformasi digital, kebutuhan akan teknologi informasi di industri akan meningkat. Juga pada masa adaptasi kebiasaan baru yang mengharuskan adanya pembatasan sosial sehingga dapat dikatakan bahwa seluruh sendi perekonomian nasional cepat atau lambat sangat mengandalkan teknologi," paparnya.
 
Agus meyakini implementasi industri digital yang merata di berbagai level akan merealisasikan target proyeksi pertumbuhan industri Indonesia. Pemerintah saat ini telah menetapkan target program substitusi impor sebesar 35 persen di 2022.
 
"Kami optimistis pada 2021 nanti kinerja industri pengolahan diperkirakan akan mampu tumbuh sebesar antara 4,7 persen sampai 5,5 persen," tuturnya.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif