Platform digital. Foto ; Medcom.
Platform digital. Foto ; Medcom.

Pengusaha Jamu Diharap Bisa Memanfaatkan Platform Digital

Ekonomi Sri Mulyani pengusaha jamu industri digital
Eko Nordiansyah • 30 November 2020 16:54
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap para pelaku usaha jamu di Indonesia bisa memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produknya. Apalagi penggunaan layanan digital selama pandemi covid-19 meningkat signifikan.
 
"Sekarang platform digital sangat membantu pengusaha untuk memasarkan terutama saat pandemi, orang tidak melakukan interaksi fisik. Kita harap akan banyak pengusaha jamu dan herbal bisa memasarkan (secara) digital," kata dia dalam Webinar GP Jamu di Jakarta, Senin, 30 November 2020.
 
Ia menceritakan pemerintah saat ini tengah gencar membangun berbagai infrastruktur digital untuk mendukung hal tersebut. Terlebih di Indonesia masih ada 12 ribu desa yang belum mendapat akses internet, sehingga tidak bisa terhubung secara digital.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemerintah membangun lewat investasi pemerintah. Dan untuk itu kita harap akan makin memperluas kemampuan UMKM termasuk pengusaha jamu dan herbal untuk bisa memasarkan. Sebelum covid kita tahu banyak layanan seperti spa aromaterapi, dipasarkan digital. Saya harap ini bisa terus bertahan pasca covid," jelas dia.
 
Sri Mulyani menambahkan saat ini tren gaya hidup sehat tengah berkembang di masyarakat. Hal ini tentu bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha jamu dan obat tradisional di Indonesia untuk mengambil kesempatan luar biasa memperluas pangsa pasarnya.
 
Di samping itu, pemerintah juga memberikan berbagai dukungan agar industri jamu yang didominasi oleh UMKM untuk bisa meningkatkan produktivitasnya. Bukan hanya kemudahan di sisi pembiayaan saja, tetapi juga masalah perizinan melalui Undang-Undang Cipta Kerja.
 
"Saya harap berbagai dukungan pemerintah akan betul-betul mengentaskan dan meningkatkan kemampuan competitiveness dan produktivitas kualitas industri jamu tradisional dan berbagai produk herbal," pungkasnya.  
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif