Belanja di Marketplace. Foto : Medcom.id.
Belanja di Marketplace. Foto : Medcom.id.

Belanja dari Luar Negeri di Shopee Juga Kena PPN

Ekonomi shopee PPN
Eko Nordiansyah • 09 September 2020 09:07
Jakarta: Para pengguna e-commerce PT Shopee International Indonesia akan mulai dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mulai 1 Oktober 2020. Pemungutan PPN dilakukan atas penjualan barang dan jasa digital oleh penjual di luar negeri dalam e-commerce tersebut.
 
"Khusus untuk marketplace yang merupakan wajib pajak dalam negeri yang ditunjuk sebagai pemungut, maka pemungutan PPN hanya dilakukan atas penjualan barang dan jasa digital oleh penjual luar negeri yang menjual melalui marketplace tersebut," kata Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 9 September 2020..
 
Adapun jumlah PPN yang harus dibayar pelanggan adalah 10 persen dari harga sebelum pajak, dan harus dicantumkan pada kuitansi atau invoice yang diterbitkan penjual sebagai bukti pungut PPN.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Jenderal Pajak sebelumnya telah menunjuk 12 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai pemungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas barang dan jasa digital yang dijual kepada pelanggan di Indonesia. Kini jumlah total yang ditunjuk sebagai pemungut PPN sebanyak 28 badan usaha.
 
Selain Shopee, perusahaan lain yang bisa memungut PPN adalah LinkedIn Singapore Pte. Ltd, McAfee Ireland Ltd, Microsoft Ireland Operations Ltd, Mojang AB, Novi Digital Entertainment Pte. Ltd, PCCW Vuclip (Singapore) Pte. Ltd, Skype Communications SARL, Twitter Asia Pacific Pte. Ltd, Twitter International Company, Zoom Video Communications, Inc, dan PT Jingdong Indonesia Pertama.
 
"Dengan penunjukan ini maka sejak 1 Oktober 2020 para pelaku usaha tersebut akan mulai memungut PPN atas produk dan layanan digital yang mereka jual kepada konsumen di Indonesia," ungkapnya.
 
DJP terus mengidentifikasi dan aktif menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan lain yang menjual produk digital luar negeri ke Indonesia untuk melakukan sosialisasi dan mengetahui kesiapan mereka sehingga diharapkan dalam waktu dekat jumlah pelaku usaha yang ditunjuk sebagai pemungut PPN produk digital akan terus bertambah.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif