Ilustrasi - - Foto: Medcom/Rizal
Ilustrasi - - Foto: Medcom/Rizal

Fintech Lending Siap Salurkan Dana untuk UMKM

Ekonomi ukm fintech
Annisa ayu artanti • 24 Maret 2020 13:17
Jakarta: Salah satu penyelenggara fintech peer to peer (P2P) lending, KoinWorks siap menyalurkan pendanaan bagi pelaku bisnis usaha kecil menengah (UKM) di tengah penyebaran virus korona (covid-19).
 
Chief Financial Officer (CFO) KoinWorks Mark Bruny mengatakan pelayanan kepada konsumen KoinWorks akan tetap berjalan guna memastikan adanya perlindungan bagi pengguna.
 
"Kami akan tetap siap mendampingi pelaku bisnis UKM yang mengalami kesulitan di tengah perubahan ekonomi seperti sekarang dan kami juga akan terus berupaya melindungi pengguna dengan meyakinkan mereka bahwa dana yang ada di KoinWorks tetap aman," kata Bruny dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 24 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan KoinWorks bersama dengan fintech lain juga siap menjadi gerbang pelayanan keuangan bagi semua pelaku UKM yang usahanya tetap harus berjalan. Saat ini mitra KoinWorks di antaranya adalah Mandiri Capital Indonesia, Gunung Sewu, Convergence Venture, Quona Capital, EV Growth, dan Saison Capital.
 
"Kami ingin menekankan kembali bahwa atas perubahan ekonomi yang terjadi, KoinWorks tetap beroperasi seperti biasa dengan menyelesaikan pendanaan Seri B pada November 2019 merupakan saat yang tepat untuk mendukung UMKM terus berjalan," ujarnya.
 
Burny menyebutkan KoinWorks fokus menyediakan pinjaman produktif bagi UKM Digital dengan kelengkapan informasi yang telah diverifikasi secara digital. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir gagal bayar yang kerap terjadi .
 
"Akhirnya membantu kami untuk menjaga nilai gagal bayar sekitar satu persen, lebih rendah dibandingkan sesama pemain fintech lending," tukasnya.
 
Sebelumnya, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyatakan fintech lending dapat menjadi solusi yang bisa membantu roda perekonomian Indonesia di tengah merebaknya wabah virus korona.
 
Ketua Harian AFPI Kuseryansyah meyakini fintech lending memiliki sistem yang dibutuhkan masyarakat saat ini yakni proses yang seluruhnya secara digital, dapat memproses pinjaman dengan cepat tanpa bertele-tele, dan yang terpenting adalah transparansi.
 
Dengan kebijakan pemerintah meminta masyarakat mengurangi interaksi sosial karena wabah virus tersebut, fintech lending dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan akses pendanaan tanpa perlu bertatap muka, sehingga bisa membantu perputaran roda perekonomian Indonesia di tengah krisis.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif