Illustrasi. MI/Adam Dwi.
Illustrasi. MI/Adam Dwi.

Ketidakpastian Perang Dagang Hantam Laju IHSG dan Rupiah

Ekonomi ihsg
Arif Wicaksono • 17 Juli 2019 17:26
Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat minus pada penutupan perdagangan hari ini. Gerak IHSG tertahan karena sentimen ketidakpastian perang dagang yang semakin kuat. Sejalan dengan IHSG, gerak mata uang rupiah juga ikut melemah pada penutupan perdagangan hari ini.
 
IHSG ke level 6.394 atau melemah 7,27 poin pada penutupan Rabu, 17 Juli 2019. Indeks LQ45 melemah 1,56 poin dan JII melemah 2,58 poin. Volume perdagangan sebesar 15 miliar lembar saham dengan nilai Rp7,2 triliun. Sebanyak 174 saham naik, 281 saham turun, dan 138 saham tak bergerak. Sektor konsumer menjadi sektor yang paling diburu konsumen pada hari ini.
 
Pasar saham AS ditutup memerah tipis pada perdagangan semalam. Dow turun 0.09 persen, S&P 500 minus 0,34 persen serta Nasdaq minus 0,43 persen. Hal ini karena Presiden AS Donald Trump kembali membuat ketegangan berkaitan hubungan dagang kepada Tiongkok. Trump mengatakan AS dan Tiongkok masih memerlukan waktu yang panjang sebelum dapat mencapai kesepakatan dagang.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Trump juga mengatakan AS masih dapat mengenakan tarif impor tambahan pada barang-barang Tiongkok senilai USD325 miliar. Hal ini direspons negatif oleh para pelaku pasar. Di sisi lain, Gubernur The Fed Jerome Powell masih mengambil sikap untuk berhati-hati dalam memutuskan kebijakan moneter, terutama suku bunga.
 
Hal ini membuat sedikit kekhawatiran terhadap keputusan apakah The Fed akan memotong suku bunganya pada akhir Juli ini. Data retail sales AS Juli naik 0,4 persen dibandingkan bulan lalu atau di atas konsensus sebesar 0,2 persen. Industrial Production Index sebagai proxy dari pertumbuhan PDB di bawah ekspektasi pasar yang memprediksi tumbuh 0,1 persen MoM.
 
Bursa Jepang pada pagi ini dibuka minus 0,31 persen dan Kospi minus 1,06 persen. IHSG sempat diprediksi terkoreksi mengikuti pergerakan bursa saham global di tengah menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia 18 Juli 2019 yang akan menentukan BI7DRR rate. Konsensus memperkirakan akan terjadi penurunan 25 bps menjadi 5,75 persen.
 
Bloomberg melansir mata uang rupiah melemah 47,5 poin menjadi Rp13.982 per USD. Yahoo Finance mencatat mata uang rupiah melemah 50 poin ke Rp13.980 per USD. Bank Indonesia tercatat melemah menjadi Rp13.949 per USD.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif