Direktur Perdagangan dan Pengaturan BEI Laksono Widodo. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Direktur Perdagangan dan Pengaturan BEI Laksono Widodo. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

BEI: Pelemahan IHSG Bukan Kejadian Luar Biasa

Ekonomi ihsg bei
Annisa ayu artanti • 20 Mei 2019 12:41
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa hari terakhir bukan kejadian luar biasa. Pelemahan indeks disebabkan banyak faktor, tidak hanya perang dagang.
 
Direktur Perdagangan dan Pengaturan BEI Laksono Widodo mengatakan faktor pertama yang menyebabkan pergerakan IHSG tidak selincah biasanya karena kinerja perusahaan emiten yang lebih rendah dari perkiraan analis.
 
"Jadi analis ini banyak yang melakukan downgrade. Tentunya ini butuh waktu untuk tercermin di harga," kata Laksono ditemui di Kantor BEI, Jakarta, Senin, 20 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Faktor kedua adalah data ekonomi makro Indonesia yang justru menjadi sentimen negatif bagi pasar. Tercatat, neraca perdagangan pada April defisit USD2,5 miliar.
 
Kemudian, faktor ketiga adalah kondisi perpolitikan dalam negeri yang menurut pasar menimbulkan kekhawatiran. "Situasi politik meskipun enggak parah-parah banget tapi tetap menimbulkan semacam kekhawatiran," ungkap Laksono.
 
Terakhir, yang menjadi penyebabnya adalah imbas dari perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Imbas dari perang dagang ini membuat pasar dan perekonomian global tertekan, termasuk Indonesia.
 
"Dan juga enggak bisa dihindari bahwa kenyatannya perang dagang masih menjadi headline di mana-mana. Kalau Amerika masih 'batuk-batuk', seluruh dunia kena, termasuk Indonesia," ucap dia.
 
Namun demikian, menurut Laksono, kondisi tersebut bukan menjadi suatu momok bagi bursa. "Jadi menurut saya business as usual no reason to get panic. Enggak ada alasan untuk panik saat ini," pungkas dia.
 
Berdasarkan data BEI, IHSG menunjukkan pelemahan sebesar 6,16 persen ke level 5.826,87 dari 6.209,12 pada penutupan pekan lalu.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif