BCA Ajak Debitur Kelas Kakap Melantai di Pasar Modal
BCA (MI/IMMANUEL ANTONIUS)
Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA mendorong para debitur kelas kakap untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun aksi pelepasan saham bisa berdampak positif terhadap laju bisnis di masa mendatang.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden Direktur BCA Armand W Hartono kepada 60 debitur korporasi dan komersial BCA yang belum go public dalam Workshop Road to Go Public with BCA.  "Kami berharap debitur korporasi dan komersial BCA akan semakin mantap melaksanakan IPO berkat acara hari ini," katanya, di Gedung BEI, Jakarta, Senin, 11 Desember 2017.

Menurutnya perusahaan tertutup yang menjadi perusahaan publik bakal mendapat manfaat besar dalam meningkatkan modal kerja perusahaan, investasi, hingga akuisisi. Dia juga menekankan pentingnya kesiapan perusahaan dalam melaksanakan Good Corporate Governance (GCG) sebagai salah satu persyaratan go public.

"Penerapan GCG menjadi penting karena dapat berkontribusi mempertahankan dan meningkatkan kelangsungan usaha yang sehat dan kompetitif dalam jangka panjang, serta tentunya meningkatkan kepercayaan para investor, pemegang sahan, dan pemangku kepentingan lainnya," tutur dia.

Dia mencontohkan, saham BCA meroket tajam selang dua tahun melantai di pasar modal pada 2000. Pada pencatatan perdana, saham dengan kode BBCA tersebut ditawarkan pada harga 1.400 per saham dan kini ditransaksikan pada level 21.250.

"Dalam setahun kemarin saja kita sudah naik 55 persen, dibandingkan dengan tahun lalu peningkatannya 47 persen. Harga saham BCA sekarang di sekitar 20 ribuan," tutupnya.

Dalam workshop Road to Go Public, BCA bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI),

Tampak hadir Direktur BCA Rudy Susanto, Direktur Utama BEI Tito Sulistio, dan Direktur Utama BCA Sekuritas Mardy Sutanto, Kepala Divisi Pengembangan Calon Emiten BEI Umi Kulsum, dan Direktur BCA Sekuritas Imelda Arismunandar.



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id