Korporasi akan Terbitkan Surat Utang dan Lepas Saham ke Publik

Annisa ayu artanti 29 Oktober 2018 19:03 WIB
sahambei
Korporasi akan Terbitkan Surat Utang dan Lepas Saham ke Publik
Illustasi. MI/Panca.
Jakarta: Analis Senior Bursa Efek Indonesia (BEI) Poltak Hotradero menilai korporasi sudah sangat mendiversifikasi pendanaan. Selain melalui kredit perbankan, saat ini korporasi mencari pendanaan melalui emisi surat utang dan aksi korporasi penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO).

"Iya betul (diversifikasi pendanaan). Ini tren ke depannya akan lebih sering muncul. Karena ini tahun ketiga sudah melewati Rp100 triliun," kata Poltak saat ditemui usai diskusi capital market outook di Jakarta, Senin, 29 Oktober 2018.

Berdasarkan data statistik pasar modal, nilai emisi surat utang baru korporasi dari periode dari Januari sampai 12 Oktober 2018 mencapai Rp101,17 triliun (di luar medium term notes, dan sekuritisasi). Kendati sudah melebihi Rp100 triliun Poltak belum bisa memastikan capaian tahun ini dan tahun depan akan melebihi capaian ditahun-tahun sebelumnya.

"Saya rasa orang-orang mungkin akan lihat dahulu ya. Kita juga biasanya baru bisa lihat di kuarta pertama (2019)," ucap dia.

Poltak pun menyatakan bursa terus mendorong strategi-strategi yang dilakukan korporasi merupakan langkah menuju efisiensi. Oleh karena itu, pihak BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengupayakan penerbitan regulasi equity crowd funding.

Regulasi equity crowd funding merupakan landasan hukum untuk penghimpunan dana dari publik oleh perusahaan kecil termasuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) maupun start up untuk opsi pendanaan ke depan.



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id