Laju IHSG Siap Melesat
Ilustrasi. (FOTO: MI/Ramdani)
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi akan bergerak menguat didukung oleh laporan kinerja perusahaan pada kuartal III-2018.

Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan gerak IHSG akan berada di rentang 5.711-5.988. Mengawali pekan pola pergerakan, IHSG pun berpeluang melanjutkan kenaikan jangka menengah.

"Penguatan IHSG ditopang oleh fundamental perekonomian serta rilis data kinerja emiten kuartal ketiga yang terus terlansir dan menunjukkan banyak peningkatan," kata William dalam riset hariannya, Senin, 29 Oktober 2018.

Ia menuturkan meskipun potensi tekanan terhadap harga komoditas masih terasa dalam beberapa waktu mendatang IHSG masih bergerak kokoh menuju penguatan.

Sementara itu, Fund Manager PT Valbury Sekuritas Indonesia Suryo Narpati mengatakan kinerja perusahaan pada kuartal III mampu menutup ketidakpastian pasar saham domestik akibat perang dagang dan kebijakan President Amerika Serikat Donald Trump. Ia memprediksi laju IHSG akan berada di level support 5.716-5.759 dan level resisten 5.801-5.843.

"Pasar saham domestik dihadapi ketidakpastian global atas perang dagang dan kebijakan Trump, namun musim laporan laba perusahaan di pekan ini diperkirakan mampu masih menjadi penopang bagi IHSG," tutur dia.

Adapun beberapa saham yang direkomendasikan adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Kemudian PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

Pada pembukaan perdagangan Senin pagi 29 Oktober 2018, IHSG terpantau menguat 27,743 poin atau setara 0,48 persen ke posisi 5.812. IHSG sempat dibuka ke level 5.788.

Volume perdagangan saham tercatat sebanyak 292,7 juta lembar senilai Rp158 miliar. Sebanyak 116 saham menguat, 24 saham melemah, 107 saham stagnan, dan terjadi 6.400 kali frekuensi.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id