Ilustrasi. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)

Daftar Emiten yang Masuk ke IDX80

Ekonomi Indeks IDX80
Annisa ayu artanti • 23 Januari 2019 20:59
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan produk indeks baru IDX80 yang merupakan kumpulan saham-saham emiten paling likuid di bursa. Sesuai dengan namanya, saham yang masuk dalam IDX80 berjumlah 80 emiten.
 
Kepala Riset Pengembangan BEI Verdi Ikhwan mengatakan dalam menentukan saham-saham yang masuk ke daftar IDX80, bursa telah menyeleksi dari 150 saham paling likuid di pasar reguler dalam satu tahun terakhir.
 
"Kalau dilihat, Januari 2018 sampai Desember 2018, Kami dapat 150 saham. Dari 150 saham dipilih 80," tutur Verdi di Kantor BEI, Jakarta, Rabu, 23 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Verdi menjelaskan untuk menentukan 80 daftar saham tersebut bursa telah melalui beberapa pertimbangan. Pertama, faktor likuiditas seperti nilai transaksi, frekuensi transaksi, jumlah transaksi di pasar reguler, dan kapiltalisasi pasar saham free float. Kemudian faktor kedua mengenai fundamental yaitu kinerja keuangan, kepatuhan, dan faktor lainnya.
 
Berikut daftar 80 saham yang masuk IDX80:
 
Daftar Emiten yang Masuk ke IDX80
Sumber: BEI
 
Dari tabel tersebut, berdasarkan pengumuman BEI, ada lima saham emiten dengan rasio free float terbesar, yaitu PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) sebesar 82,51 persen, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) 73,87 persen, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) 52,66 persen, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TOWR) 49,95 persen, dan PT Adaro Energy Tbk 49,91 persen.
 
Indeks IDX80 akan mulai efektif pada 1 Februari 2019. IDX80 berlaku untuk periode perdagangan Februari hingga Juli 2019.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif