Semester I

Nilai Kontrak Waskita Beton Precast Capai Rp15,93 Triliun

Dian Ihsan Siregar 03 Juli 2018 20:26 WIB
bumn
Nilai Kontrak Waskita Beton Precast Capai Rp15,93 Triliun
Ilustrasi. ANT/Risky Andrianto.
Jakarta: PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) baru saja mengantongi nilai kontrak baru sebesar Rp2,97 triliun. Dengan begitu nilai kontrak yang diraih perusahaan sebesar Rp15,93 triliun di sepanjang semester I-2018.

Direktur Utama Waskita Beton Precast, Jarot Subana mengatakan nilai kontrak baru berasal dari sejumlah proyek besar antara lain proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, proyek Jalan Tol Tebing Tinggi-Indrapura, dan proyek Jalan Tol Kraksaan-Probolinggo. 

"Ada juga yang dari proyek NCICD (National Capital Integrated Coastal Development), dan Rukan Golf Island, dan proyek lainnya," ucap dia, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa, 3 Juli 2018.

H‎ingga Juni 2018, dia menyatakan, perusahaan produksi beton precast dan ready mix ini telah mengantongi pendapatan termin sebesar Rp5,21 triliun. Perusahaan pun optimistis akan menyuplai produk precast dan readymix pada sejumlah proyek di 2018. 

Proyek-proyek tersebut, dia menyebutkan, terdiri dari penyelesaian proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang- Kampung Melayu (Becakayu) dan proyek LRT Palembang, Proyek Jalan Tol Solo-Kertosono, ‎proyek Jalan Tol Pejagan-Pemalang Seksi 3, dan proyek Jalan Tol Pemalang-Batang.

Kemudian, anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) ini juga sedang mengejar penyelesaian sejumlah proyek lainnya, antara lain proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated, proyek Jalan Tol Batang-Semarang, proyek Jalan Tol Legundi-Bunder.

"Lalu, ada proyek Jalan Tol Cimanggis-Cibitung (CCTW) I & II, dan proyek Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), proyek Jalan Tol Pejagan-Pemalang Seksi 4, dan proyek Jalan Tol Solo-Boyolali," terang dia.

Pergantian Direksi 

Pemegang saham, lanjut dia,‎ telah menyepakati pemberhentian Tunggul Rajagukguk sebagai Komisaris Utama dan Agus Sugiono sebagai Komisaris. Adapun penggantinya, perusahaan mengangkat Ferry Hendriyanto sebagai Komisaris Utama dan Haris Gunawan sebagai Komisaris.

Perusahaan juga memberhentikan MC Budi Setyono sebagai Direktur dan mengangkat Munib Lusianto sebagai Direktur, Yudhi Dharmawan sebagai Direktur serta Agus Wantoro sebagai Direktur Independen.

Dengan adanya pergantian Dewan Komisaris dan Direksi, maka susunan manajemen WSBP yang baru, sebagai berikut:

Dewan Direksi:

Direktur Utama: Jarot Subana.
Direktur Independen: Agus Wantoro.
Direktur: Antonius Yulianto TN.
Direktur: Munib Lusianto.
Direktur: Yudhi Dharmawan.

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama: Ferry Hendriyanto.
Komisaris: Haris Gunawan.
Komisaris Independen: Abdul Ghofarrozin.
Komisaris Independen: Suhendro Bakri.
Komisaris Independen: Anis Baridwan.




(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360