Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI)

Hasil Rekapitulasi KPU Hilangkan Ketidakpastian Pasar

Ekonomi bei
Annisa ayu artanti • 21 Mei 2019 11:15
Jakarta: Hasil rekapitulasi pemilihan umum (pemilu) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada dini hari tadi menghilangkan ketidakpastian yang menghantui pasar saham Indonesia.
 
Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan hasil rekapitulasi pemilu khususnya hasil pemilihan presiden menjadi sentimen positif bagi pasar modal.
 
"Pastinya (sentimen positif), karena sudah menghilangkan unsur ketidakpastian," kata William kepada Medcom.id, Selasa, 21 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


William menyebutkan, pasca-pengumuman rekapitulasi pergerakan indeks harga akan bergerak menguat di level 5.800-6.000.
 
Beberapa sektor yang direkomendasikan investor pasca-pemilu adalah sektor konstruksi. Sebab, di bawah pemimpinan Joko Widodo pembangunan infrastruktur tetap akan dikebut.
 
"Rekomendasi saham pasca-pemilu masih sama, konstruksi. Apalagi ada wacana pemindahan ibu kota," ucap dia.
 
Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus juga menyatakan hal yang sama. IHSG akan menguat pasca pemumuman hasil pemilu.
 
"Tampaknya akan merah merona. Karena tekanan isu yang cukup besar ini dan itu yang membuat para pelaku pasar dan investor wait and see," kata Nico.
 
Seperti diketahui, KPU telah resmi menetapkan hasil rekapitulasi nasional perolehan suara Pemilu 2019. Hasilnya, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul.
 
Hasil rekapitulasi dalam berita acara yang dibacakan Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 (55,50 persen) suara sementara paslon Prabowo-Sandi memperoleh 68.650.239 (44,50 persen) suara. Berdasarkan rekap KPU, selisih suara kedua paslon sebanyak 16.957.123 suara atau 11 persen.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif