Gerak Indeks Saham Indonesia Nantikan Rilis Inflasi

Angga Bratadharma 01 November 2018 11:35 WIB
ihsg
Gerak Indeks Saham Indonesia Nantikan Rilis Inflasi
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)
Jakarta: Indeks utama saham Amerika Serikat (AS) semalam ditutup menguat, di tengah rilisnya laba dari General Motors dan Facebook, sedangkan pasar Eropa kemarin didorong oleh sebagian investor yang memanfaatkan aksi selektif beli di mana indeks mengalami penurunan di hari-hari sebelumnya.

Dari update data makro, Samuel Research Team mengungkapkan, pasar tengah menantikan beberapa data penting seperti manufaktur, payrolls dan trade balance. Sementara dari pasar domestik, investor tengah menantikan data inflasi yang dijadwalkan terbit hari ini.

Dari pasar APAC pagi ini, tambah Samuel Research Team, indeks acuan di wilayah tersebut yang telah beroperasi perdagangannya bergerak bervariasi. Nilai tukar rupiah tercatat menguat ke Rp15.203 per USD dibandingkan dengan Rp15.223 per USD di hari sebelumnya, sedangkan pasar EIDO positif.

"Kami memperkirakan hari ini IHSG akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan ditutup melemah," sebut Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 1 November 2018.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 241,12 poin atau 0,97 persen menjadi berakhir di 25.115,76 poin. Indeks S&P 500 bertambah 29,11 poin atau 1,09 persen menjadi berakhir di 2.711,74 poin. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 144,25 poin atau 2,01 persen menjadi ditutup di 7.305,90 poin.
    
Saham Visa dan Caterpillar memimpin kenaikan di Dow Jones, dengan masing-masing menguat 3,83 persen dan 3,29 persen. Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi dengan sektor teknologi naik sebanyak 2,39 persen, mengungguli sektor-sektor lainnya.     

Banyak saham-saham teknologi terkemuka AS membukukan keuntungan, berkontribusi terhadap kenaikan Nasdaq. Netflix melonjak 5,59 persen dan Amazon melonjak 4,42 persen. Saham General Motors melonjak lebih dari 9,00 persen pada penutupan perdagangan, setelah perusahaan melaporkan hasil kuartalan terbaru yang melampaui perkiraan Wall Street.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id