<i>Listing</i> Perdana, Sinergi Megah Siap jadi Emiten Baru
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Sigid Kurniawan)
Jakarta: PT Sinergi Megah Internusa Tbk akan melakukan pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) pagi ini. Perusahaan akan melepas 1,2 miliar saham atau 15,58 persen dari modal ditempatkan dan disetor dengan harga Rp150 per saham.

Proses IPO perusahaan akan direalisasikan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018, bertepatan dengan pembukaan perdagangan saham di pasar modal Indonesia. Dengan demikian, perusahaan akan mendapatkan kode ticker saham NUSA.

Perusahaan telah menunjuk PT NH Korindo Sekuritas Indonesia (XA) selaku penjamin pelaksana emisi efek. Adapun, rencana penggunaan dana hasil IPO ini, setelah dikurangi biaya emisi saham, sekitar 78,98 persen untuk penyertaan modal di anak usaha perusahaan, lalu sekitar 1,27 persen untuk meningkatkan modal kerja perseroan.

Kemudian sekitar 5,64 persen sebagai belanja modal (capital expenditure/capex) untuk perluasan hotel dan sekitar 11,11 persen untuk pelunasan utang perseroan terhadap PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

Seperti diketahui, PT Sinergi Megah Internusa adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha pariwisata. Saat ini, kegiatan usaha PT Sinergi Megah Internusa meliputi usaha penyediaan akomodasi seperti hotel, vila, dan bumi perkemahan.

Saat ini, PT Sinergi Megah Internusa hotel Boutique bertaraf Internasional bernama 'Lafayette Boutique Hotel'. Sebelum IPO, saham PT Sinergi Megah Internusa dimiliki oleh Benny Tjokrosaputro dengan persentase 99,42 persen, Modiwati Karunia Mulia sebesar 0,46 persen dan Nita Frederika sebesar 0,12 persen.



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id