Rupiah Diperkirakan Menguat ke Rp14.350/USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Jakarta: Dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan bergerak menguat di sekitar level 94,50-95,0 terhadap beberapa mata uang utama dunia terutama yen. Penguatan USD ditopang oleh kuatnya data inflasi tahunan di Amerika Serikat (AS) bulan Juni di mana tercatat inflasi AS naik menjadi 2,9 persen (yoy) dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 2,8 persen (yoy).

Selain itu, Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail menyebutkan, masalah perang dagang antara AS dan Tiongkok juga menguntungkan USD yang menjadi aset save haven atas ketidakpastian yang meningkat. Sedangkan nilai tukar rupiah memiliki peluang melemah hari ini didorong penguatan USD tersebut.

"Akan tetapi, gerak nilai tukar rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.350 sampai dengan Rp14.400 per USD," kata Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 13 Juli 2018.

Sementara itu, lanjut Ahmad Mikail, imbal hasil surat utang Pemerintah AS stabil. Imbal hasil treasury AS jangka menengah (10 tahun) dan panjang di AS (30 tahun) pada Kamis malam masing-masing stabil di level level 2,85 persen dan 2,96 persen.

Sedangkan harga minyak dan gas tahan kenaikan imbal hasil treasury AS. Harga minyak WTI dan gas Selasa malam masing-masing bergerak turun. Harga minyak turun sebesar 0,05 persen (USD70,30 per barel) dan harga gas turun 0,11 persen (2,80 per MMBtu). Penurunan tersebut masih didorong kenaikan yang cukup signifikan terhadap produksi minyak Saudi.

Lebih lanjut, imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan bergerak naik didorong pelemahan nilai tukar rupiah dan ketidakpastian yang masih cukup tinggi akibat perang dagang AS-Tiongkok. Imbal hasil SUN 10 tahun kemungkinan bergerak di rentang 7,47-7,55 persen.

Lebih lanjut, indeks S&P 500 meningkat sebanyak 24,27 poin atau 0,87 persen, menjadi ditutup di 2.798,29 poin. Sedangkan indeks Komposit Nasdaq berakhir dengan bertambah sebanyak 107,30 poin atau 1,39 persen menjadi 7.823,92 poin.

Di sisi ekonomi, Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk Semua Konsumen Perkotaan meningkat sebanyak 0,1 persen pada Juni pada basis disesuaikan secara musiman setelah naik 0,2 persen pada Mei, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id