IHSG Stabil di Zona Merah
Ilustrasi. (FOTO: MI/Adam Dwi)
Jakarta: Gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) stabil di zona merah sejak pembukaan perdagangan pagi karena minimnya sentimen positif.

Pantauan Medcom.id, Kamis, 21 Juni 2018, IHSG turun 12,131 poin atau setara 0,206 persen ke posisi 5.871. Pada bel pembukaan perdagangan, IHSG sempat berada di level 5.890.

Volume perdagangan saham hingga penutupan sesi pertama tercatat sebanyak 4,2 miliar lembar senilai Rp4,1 triliun. Sebanyak 147 saham menguat, 196 saham melemah, 120 saham stagnan, dan terjadi 228.340 kali frekuensi.

Sementara itu gerak indeks saham unggulan LQ45 masih melemah 4,92 poin atau setara 4,92 persen ke posisi 920. Senada, indeks JII juga turun 5,16 poin atau setara 0,8 persen ke posisi 665.

Adapun seluruh sektor berada di zona merah. Di mana sektor yang melemah paling tinggi masih dipegang dari konsumer. Sementara sektor pertambangan menjadi yang paling kuat sebesar 21,11 poin.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya yakni PT Dian Swastatika SentosaTbk (DSSA) melonjak Rp3.500 ke Rp21.000, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) melemah Rp725 ke Rp17.725, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp600 ke Rp11.250.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top loosers di antaranya yakni PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) merosot Rp1.100 ke Rp24.600, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp850 ke Rp68.125, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) melemah Rp275 ke Rp7.900.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id