Indeks Diprediksi Berusaha Tembus Level 5.900
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi melanjutkan proses penguatan. Dengan demikian indeks bisa melanjutkan penguatan ke posisi 5.815-5.900. Sejumlah sentimen positif diharapkan bisa berdatangan guna mencapai target tersebut.

"Indeks sangat berpotensi menguat. Investor ‎saat ini mempertimbangkan prospek suku bunga the Fed," kata Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi‎, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Kamis, 17 Mei 2018.

Senada dengan Lanjar, A‎nalis Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya‎ menambahkan, indeks berpotensi melanjutkan penguatan di tengah terjadinya arus modal keluar dan tekanan terhadap pasar keuangan. Jika ada tekanan pada indeks, William menyatakan, bisa dimanfaatkan oleh investor jangka panjang dengan mengakumulasi pembelian.

"Penantian terhadap pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7-Day Reverse Repo Rate) akan mewarnai pergerakan IHSG dalam jangka pendek," jelas dia seraya menambahkan bahwa ‎IHSG memiliki support terdekat yang berupaya dipertahankan pada level 5.721, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.002.

‎M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

‎‎Kemudian, cermati pula gerak saham, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id