Dolar AS Kehilangan Kekuatan
Ilustrasi (MI/SUSANTO)
Jakarta: Indeks dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan melemah ke level 96,4-96,6 terhadap mata uang kuat utama dunia lainya. Pelemahan tersebut masih disebabkan dovish-nya pernyataan Ketua the Fed Jerome Powell di New York kemarin terkait tingkat suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan sudah mendekati level netral.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail menyebutkan pelemahan terhadap indeks USD tersebut dapat berlanjut jika pertemuan G-20 yang akan berlangsung pada Jumat dan Sabtu antara Presiden Trump dan Xi Jinping dapat menghasilkan solusi atas masalah perang dagang yang tengah berlangsung di antara kedua negara.

"Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.300 sampai dengan Rp14.370 per USD," ungkap Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 30 November 2018.

Di sisi lain, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1388 dibandingkan dengan USD1,1376 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2782 dibandingkan dengan USD1,2834 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7319 dari USD0,7314.

Sementara itu, USD membeli 113,43 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 113,53 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD naik menjadi 0,9963 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9930 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3274 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3271 dolar Kanada.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 27,59 poin atau 0,11 persen, menjadi ditutup di 25.338,84 poin. Indeks S&P 500 melemah 5,99 poin atau 0,22 persen, menjadi berakhir di 2.737,80 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 18,51 poin atau 0,25 persen lebih rendah menjadi 7.273,08 poin.

Saham Boeing naik 2,72 persen memimpin kenaikan pada Dow, sedangkan saham Intel turun 2,37 persen memimpin penurunan dalam indeks 30-saham. Lima dari 11 sektor S&P 500 ditutup lebih rendah, dengan sektor teknologi turun 0,95 persen, pemain terburuk di antara sektor-sektor lainnya.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id