Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Rupiah Diyakini Salip Dolar AS

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 02 Januari 2019 08:45
Jakarta: Dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan bergerak melemah ke level 96,0-96,2 terhadap hampir semua mata uang kuat dunia lainnya. USD cenderung melemah selama lima hari perdagangan terkahir seiring tingginya ekspektasi dari investor bahwa tingkat suku bunga the Fed tidak akan naik sebanyak dua kali di 2019.

Selain itu, Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan, masalah politik seperti penutupan Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara parsial kemungkinan mendorong semakin kuatya ekspektasi publik bahwa ekonomi AS akan mengalami pelemahan di tahun ini.

"Kedua faktor tersebut mendorong investor menjadikan yen sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi AS. Sedangkan nilai tukar rupiah diperkirakan terkena dampak positif dari menguatnya yen," ungkap Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Selain itu, masih kata Ahmad Mikail, tingkat inflasi yang diperkirakan tetap rendah di Desember jelang rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini diyakini memberikan dampak positif bagi masuknya arus modal asing ke pasar obligasi Indonesia. Inflasi Desember diperkirakan sebesar 2,98 persen (yoy) lebih rendah dibandingkan November sebesar 3,23 persen (yoy). "Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.300 sampai dengan Rp14.350 per USD," tukasnya.

Di sisi lain, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal 2019 diprediksi bergerak di zona hijau. Hal itu lantaran adanya optimisme para investor dan January Effect. Dengan kondisi itu diharapkan tidak memudahkan IHSG terhempas ke zona negatif.

Selain itu, Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan secara teknikal pergerakan IHSG masih berada di rentang tren bullish uptrend channel. "IHSG diprediksi menguat," kata Dennies, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi