Rupiah Diprediksi Loyo ke Rp15.250/USD
Ilustrasi. (FOTO: MI/Angga Yuniar)
Jakarta: Pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan melemah seiring dengan menguatnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

"Rupiah kemungkinan akan melemah ke level Rp15.200 per USD-Rp15.250 per USD," ujar Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail dalam hasil risetnya, Senin, 29 Oktober 2018.

Menurut dia penguatan dolar AS tersebut kemungkinan akan mendorong pelemahan rupiah hari ini. Indeks dolar diperkirakan bergerak menguat ke level 96,0 terhadap sejumlah mata uang kuat utama dunia lainnya.

"Penguatan dolar disebabkan berlanjutnya koreksi yang terjadi di pasar saham AS setelah rilis data pertumbuhan ekonomi AS yang melemah di triwulan ketiga menjadi 3,5 persen (QoQ) dari triwulan kedua sebesar 4,2 persen (QoQ)," tambah dia.

Koreksi yang terjadi di pasar saham tersebut mendorong investor memindahkan investasinya ke aset berdenominasi dolar seperti US treasury.

Di sisi lain pada pembukaan perdagangan Senin pagi, 29 Oktober 2018, IHSG terpantau menguat 27,743 poin atau setara 0,48 persen ke posisi 5.812. IHSG sempat dibuka ke level 5.788.

Volume perdagangan saham tercatat sebanyak 292,7 juta lembar senilai Rp158 miliar. Sebanyak 116 saham menguat, 24 saham melemah, 107 saham stagnan, dan terjadi 6.400 kali frekuensi.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id