Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)

Indeks Acuan Saham Indonesia Diperkirakan Datar

Ekonomi ihsg
Angga Bratadharma • 28 Juni 2019 10:32
Jakarta: Pada bursa global kemarin, the Fed telah mengumumkan hasil uji stress test tahunan pada 18 bank terbesar di Amerika Serikat (AS) yang menyatakan bahwa setiap bank memiliki permodalan yang cukup untuk melakukan distribusi imbal hasil dari net profit kepada para pemegang saham.
 
Uji stress test dilakukan dengan menilai kesiapan bank-bank terbesar tersebut dikala menghadapi penurunan ekonomi dan kepanikan mendadak pada pasar modal global. Tercatat pada penutupan kemarin Kamis, S&P 500 meningkat 0,38 persen, Dow datar minus 0,04 persen, dan Nasdaq 0,73 persen.
 
"Bursa Indonesia kemarin menguat 0,67 persen ke level 6.352,7. Namun hari ini diperkirakan datar namun cenderung menguat sebagaimana investor diperkirakan wait and see menunggu hasil dari pertemuan G20 akhir minggu ini," kata Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Jumat, 28 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di pasar komoditas, minyak mentah Brent bergerak datar di USD67 per barel dan WTI datar di USD59.38 per barel. Selanjutnya emas mengalami penguatan ,0,18 persen ke level USD1.414,15. Saat ini investor global masih menunggu hasil dari pertemuan G20 di akhir minggu ini.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup beragam pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena investor mencerna serangkaian data ekonomi utama. Di sisi lain, negosiasi antara AS dengan Tiongkok masih belum menunjukkan ada tanda-tanda positif sehingga terus memberikan beban terhadap pasar saham.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 10,24 poin atau 0,04 persen menjadi 26.526,58. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 11,14 poin atau 0,38 persen menjadi 2.924,92. Indeks Komposit Nasdaq naik 57,79 poin atau 0,73 persen menjadi 7.967,76.
 
Departemen Tenaga Kerja AS mengungkapkan untuk pekan yang berakhir 22 Juni, jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran naik menjadi 227 ribu atau meningkat tajam sebanyak 10 ribu dibandingkan dengan minggu sebelumnya.
 
Sedangkan Produksi Domestik Bruto AS (PDB) tumbuh pada tingkat tahunan 3,1 persen di kuartal pertama setelah revisi, kata Departemen Perdagangan AS dalam perkiraan ketiga. Angka tersebut tetap tidak berubah dari estimasi bulan lalu, namun lebih tinggi dari 2,2 persen pada kuartal keempat 2018.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif