BI Terus Intervensi Supaya Rupiah Menguat

Annisa ayu artanti 20 Agustus 2018 22:52 WIB
rupiah
BI Terus Intervensi Supaya Rupiah Menguat
Illustrasi. MI/RAMDANI.
Jakarta: Bank Indonesia (BI) akan terus melakukan intervensi supaya membuat mata uang rupiah stabil dan menguat. Pasalnya, nilai tukar rupiah terus mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat.

Tercatat pada penutupan perdagangan hari ini rupiah masih bertengger diatas Rp14.500 per USD. Melansir Bloomberg pada Senin sore 20 Agustus 2018, rupiah berada pada posisi Rp14.588 per USD. Sementara melansir Yahoo Finance rupiah berada pada Rp14.588 per USD. Sedangkan Bank Indonesia merekam rupiah berada di Rp14.578 per USD.

"Intervensi itu untuk menjaga supaya tidak terjadi lonjakan-lonjakan. Jadi kalau misalnya melemah (rupiah), ya melemahnya pelan, perlahan dan gradual. Jangan tiba-tiba melonjak tajam sehingga orang panik," kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018.

Nanang menjelaskan, salah satu intervensi yang dilakukan adalah menggunakan cadangan devisa. Saat ini rasio cadangan devisa sebesar USD118,4 miliar setara dengan 6,9 bulan impor atau 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Menurut Nanang, jumlah cadangan devisa ini masih di atas standar kecukupan internasional yakni tiga bulan impor. 

"Yang penting cadangan devisa masih aman," pungkas dia.

 



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id