IHSG Berpotensi Balik Arah ke Zona Hijau
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta: Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpotensi berbalik melanjutkan penguatan. Namun, perlu diwaspadai kemungkinan terjadinya aksi ambil untung. Di sisi lain, diharapkan sejumlah sentimen positif bisa terus berdatangan guna mendukung penguatan IHSG.

"Indikasi peluang penguatan cukup besar, tapi tetap waspada aksi ambil untung," ungkap Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama‎, seperti dikutip dari riset hariannyam di Jakarta, Jumat, ‎18 Mei 2018.

Sama halnya dengan Nafan, ‎Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya‎ mengatakan, indeks akan menguat. Namun, sebelumnya harus mempertahankan posisi support yang terdekat. IHSG akhir pekan ini terlihat akan terus menguji support level yang masih cukup kuat dipertahankan usai rilis data suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Memang, lanjut William, potensi kenaikan cukup besar, tapi harus berusaha menahan peluang jika mengalami berbalik arah kembali ke zona merah.  "IHSG memiliki support terdekat yang berupaya dipertahankan pada level 5.721, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus di 6.002," tutur William.

M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).

‎‎Kemudian, cermati pula gerak saham, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id