Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)
Ilustrasi (MI/ROMMY PUJIANTO)

Indeks Saham Indonesia Berpeluang Tertekan Kondisi Global

Ekonomi ihsg
Angga Bratadharma • 23 Mei 2019 08:32
Jakarta: Mayoritas pelemahan bursa global masih di dominasi kekhawatiran perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok dengan pelemahan dipimpin oleh saham teknologi seperti Apple dan Qualcomm. Perusahaan Tiongkok Hikvision diperkirakan menyusul Huawei yang masuk ke daftar hitam oleh Pemerintah AS.
 
Sementara itu, Samuel Research Team mengungkapkan, masih belum ada kepastian mengenai tanggal keberangkatan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin yang berencana berkunjung ke Tiongkok untuk melanjutkan negosiasi perdagangan dengan Tiongkok.
 
Nasdaq ditutup turun 0,45 persen menjadi 7.750 diikuti pelemahan DJIA sebesar 0,39 persen ke 25.776 serta S&P500 yang turun 0,28 persen menjadi 2.856. EIDO ditutup melemah 1,03 persen, demikian juga indeks EEM turun 0,49 persen. Bursa Asia pagi ini dibuka melemah, Nikkei 0,53 persen diikuti KOSPI 0,28 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pada bursa domestik, IHSG kemarin ditutup turun tipis 0,2 persen menjadi 5.939 dengan pemberat indeks terbesar adalah sektor infrastruktur dan saham TLKM, BBNI, dan UNVR. Penjualan bersih asing pada pasar regular mencapai Rp143 miliar dan nilai tukar melemah menjadi Rp14.525 per USD," sebut Samuel Research Team, dalam risetnnya, Kamis, 23 Mei 2019.
 
Rilis data domestik terkini adalah kredit perbankan yang tumbuh 11,05 persen secara yoy per April 2019 namun turun dibandingkan dengan Maret 2019 yang naik 11,55 persen secara yoy. Samuel Research Team memperkirakan pergerakan IHSG pada hari masih akan melanjutkan pelemahan seiring besarnya sentimen negatif dari global dan domestik.
 
Investor masih cenderung wait and see terkait ketegangan di Jakarta yang sudah memasuki hari ketiga. Namun dari sisi pasar saham, Samuel Research Team memperkirakan pelemahan hari ini akan lebih tipis dibandingkan kemarin dengan ekspektasi kondisi di Jakarta akan semakin kondusif menjelang penutupan minggu ini.
 
"Hari ini akan ada rilis data domestik yaitu penjualan motor per April 2019," tutup Samuel Research Team.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif