Rupiah Diperkirakan Bergerak Menguat ke Rp14.290/USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Jakara: Dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan bergerak menguat terbatas di sekitar level 93,9-94,1 terhadap beberapa mata uang utama dunia terutama poundsterling. Pengunduran diri Menlu Inggris Boris Johnson mondorong ketidakpastian penyelesaian keluarnya Inggris dari Uni Eropa dan meningkatkan risiko terganggunya Pemerintahan Theresa May.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail mengatakan kenaikan indeks USD tersebut dibatasi oleh penguatan euro seiring investor semakin berani untuk berinvestasi di aset-aset keuangan yang lebih berisiko setelah data pengangguran terbuka di AS lebih buruk dari prediksi sebelumnya.

"Sedangkan gerak nilai tukar rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.290 sampai dengan Rp14.320 per USD," ungkap Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Sementara itu, saham-saham Amerika Serikat tercatat naik pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), memberikan Dow Jones dan S&P 500 keuntungan terbesar mereka dalam lebih dari satu bulan. Penguatan terjadi karena saham-saham bank melonjak menjelang laporan laba akhir pekan ini.

Adapun indeks Dow Jones Industrial Average naik 320,11 poin atau 1,31 persen menjadi 24.776,59 poin. Sedangkan S&P 500 naik 24,35 poin atau 0,88 persen menjadi 2.784,17 poin dan Komposit Nasdaq menambahkan 67,81 poin atau 0,88 persen menjadi 7.756,20 poin.

Saham sektor industri, energi, dan konsumen meningkat tajam, sementara utilities dan telekomunikasi -di antara saham-saham berkinerja buruk di pasar baru-baru ini- memimpin persentase penurunan. Indeks perbankan S&P naik 2,7 persen, mencatatkan persentase keuntungan harian terbesar sejak 26 Maret.

Sedangkan indeks keuangan S&P 500 naik sebanyak 2,3 persen dan memimpin keuntungan antarsektor. JPMorgan Chase & Co, Wells Fargo & Co dan Citigroup Inc dijadwalkan akan melaporkan hasil keuangannya pada Jumat 13 Juni, memulai musim laba kuartal kedua.

 



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id