Bukit Asam Targetkan Hasilkan Devisa USD850 Juta

Annisa ayu artanti 12 September 2018 15:31 WIB
cadangan devisadevisa hasil ekspor
Bukit Asam Targetkan Hasilkan Devisa USD850 Juta
Dollar AS Dok : AFP.
Jakarta: PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan dapat menghasilkan devisa dari kegiatan ekspor batu bara yang dilakukan tahun ini sebanyak USD850 juta.

Direktur Utama Bukit Asam Ariviyan Arifin mengatakan hal tersebut karena kegiatan ekspor batu bara perusahaan menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya. Pada 2017 ekspor batu bara sebesar 9,2 juta ton, tahun ini meningkat menjadi 12,1 juta ton.

"Ekspor kira-kira Bukit Asam merealisasikan devisa USD850 juta," kata Ariviyan di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu, 12 September 2018.

Menurutnya, target devisa ini seharusnya bisa lebih besar yakni mencapai USD2 miliar jika seratus persen produksi dilakukan untuk ekspor.

Namun, Bukit Asam memiliki kewajiban memasok batu bara ke dalam negeri yakni ke PT PLN (Persero) sehingga tidak semua hasil produksi digelontorkan untuk ekspor.

"Kalau tidak ada bisa mencapai USD2 miliar," sebut dia.

Ariviyan menyebutkan Bukit Asam telah memasok 60 persen dari total kewajiban batu bara DMO (Domestic Market Obligation) kepada PLN sebesar 25 persen.

"Batu bara tetap ekspor walaupun ada kewajiban penuhi kebutuhan PLN, kewajiban PLN hanya 20 persen tapi kita pasok sampai 60 persen," jelas dia

Berdasarkan presentasi yang dipaparkan Bukit Asam mencatat realisasi produksi batu bara dari Januari hingga Agustus 2018 sudah mencapai 47 persen dari target produksi tahun ini.

Produksi batu bara 2018 ditargetkan sebanyak 26,24 juta ton. Produksi dari Januari hingga Agustus sudah mencapai 13,82 juta ton. Sementara untuk September hingga Desember, Bukit Asam menargetkan bisa mencapai 12,42 juta ton

Adapun dari produksi itu penjualan ke luar negeri atau pasar ekspor, hingga Agustus Bukit Asam telah menjual 7,02 juta ton. Pada September sampai Desember diharapkan dapat menjual sebanyak 5,12 juta ton. Sehingga satu tahun dapat menjual 12,14 juta ton.

Sementara untuk pasar dalam negeri Bukit Asam menargetkan dalam satu tahun dapat menjual 13,34 juta ton. Dari Januari hingga Agustus penjualan dalam negeri tercatat penjualan mencapai 7,48 juta ton. Sedangkan untuk September sampai Desember 2018 ditargetkan dapat memproduksi 5,86 juta ton.




(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id