Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan. Medcom/Dian Ihsan Siregar.
Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan. Medcom/Dian Ihsan Siregar.

Direksi BEI Baru Siap Lanjutkan Program Yuk Nabung Saham

Ekonomi saham
Dian Ihsan Siregar • 25 Juni 2018 16:38
Jakarta: Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan‎ berharap jajaran direksi bursa baru yang telah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk periode 2018-2021, harus bisa meneruskan dan meningkatkan program Yuk Nabung Saham yang telah digaungkan sejak akhir 2015.
 
‎Program Yuk Nabung Saham, tutur Nicky, telah berjalan cukup baik. Paling tidak, telah bisa merangkul 710 ribu investor saham hingga Jumat, 22 Juni 2018. Jumlah itu meningkat 13 persen bila dibanding sepanjang 2017.
 
Bursa juga sudah mempromosikan pasar modal ke banyak daerah, dengan menambah kantor perwakilan dan galeri investasi yang baru. Dengan cara itu, jumlah investor baru dari kalangan milenial semakin bertambah banyak.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Makanya, saya sudah ketemu pak Hasan Fawzi (Direktur Pengembangan periode 2018-2021), pak Hasan setuju untuk melanjutkan program Yuk Nabung Saham. Tidak hanya dengan penambahan investor saja, tapi juga tingkat keaktifan para investor," ucap Nicky, ‎ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin, 25 Juni 2018.
 
Bursa baru saja meluncurkan program edukasi pasar modal secara digital, yakni eClass. Adanya hal itu bisa membantu direksi baru dalam menambah investor untuk ke depannya.
 
Edukasi secara digital ini, dia mengaku, untuk pendidikan dan sertifikasi di pasar modal Indonesia, serta sekolah pasar modal (SPM). Sebab, selama ini kegiatan edukasi dan sekolah pasar modal hanya bersifat tatap muka.
 
"Adanya kegiatan edukasi digital, kita bisa mencapai 800 ribu investor hingga akhir tahun ini. ‎Jadi, lebih optimistis lagi 1 juta investor di 2019. Karena ada SPM online," ungkap Nicky.

Untuk ikut sekolah pasar modal, bursa mewajibkan peserta membuka rekening minimal Rp100 ribu. Sehingga dapat pemahaman terkait pasar modal. "Hasilnya, kita bisa menambah 1.000 investor tiap bulannya," pungkas dia.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif