Sri Mulyani Sindir Anak Perusahaan yang Belum IPO

Annisa ayu artanti 03 Desember 2018 13:44 WIB
bursa efekbeipasar modalipo
Sri Mulyani Sindir Anak Perusahaan yang Belum IPO
Menteri Keuangan Sri Mulyani - - Foto; dok Kominfo
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani menyindir perusahaan-perusahaan keluarga yang belum melakukan initial public offering (IPO) atau mencatatkan perusahaannya menjadi perusahaan terbuka. Perusahaan tersebut di antaranya Adaro, dan Indofood. 

Menurut Ani sapaannya, anak-anak usaha Adaro dan Indofood semestinya sudah tercatat di bursa. "Franky punya banyak perusahaan yang bisa dilistinglah. Pak Boy Thohir juga punya banyak," kata Sri Mulyani dalam acara CEO Networking, di kawasan SCBD, Jakarta, Senin 3 Desember 2018.

Mantan Direktur Bank Dunia ini mengaku berencana memberikan insentif kepada perusahaan yang mau berekspansi atau melakukan pencatatan saham perdananya. "Saya sedang berbicara kepada Dirjen pajak untuk memberi insentif pada perusahaan yang ekspansi melalui ekuitas," ujar dia.

Jika insentif nantinya diberikan, Ani menginginkan jumlah emiten di bursa bertambah hingga 1.000 perusahaan. Saat ini jumlah emiten IPO baru mencapai 600 perusahaan.

"600 itu sedikit perusahaan tercatat. Saya minta ada 1.000 perusahaan tercatat yang tidak terlalu lama," pungkas dia.





(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id