Sentimen Global Dorong IHSG Tembus 5.920
IHSG. Dok:MI.
Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini ditutup naik dan mencapai level 5.900. IHSG naik di tengah sentimen dari dalam negeri dan global.

IHSG, Senin, 5 November 2018 berada pada level 5.920 atau naik 14,20 poin. Volume perdagangan mencapai 5,4 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp4,9 trilliun. Sebanyak 192 saham naik dan 224 saham turun.

Semua sektor bergerak bervariasi. Sektor yang naik adalah manufaktur dan konsumer. Sementara sektor saham yang anjlok adalah properti dan perkebunan.

Fund Manager PT Valbury Sekuritas Indonesia Suryo Narpati sebelumnya memprediksi dari sisi global pasar berharap pembicaran antara Tiongkok dan Amerika Serikat terkait perdagangan dapat menemukan jalan tengah dan bekerja sama saling menghormati. Sehingga berdampak positif bagi kondisi pasar.

"Kondisi itu akan memberikan dampak positif bagi pasar yang bisa kembali mendorong kenaikan indeks global," jelas dia. Suryo memprediksi gerak IHSG hari ini akan  berada di rentang support 5.774-5.854 dan  resisten 5.933-6.012.

Sementara itu mata uang rupiah melemah pada penutupan perdagangan hari ini. Bloomberg mencatat mata uang rupiah berada pada Rp14.976 per USD atau melemah sebanyak 21,5 poin. Yahoo Finance mencatat mata uang rupiah melemah 25 poin dengan berada pada Rp14.975 per USD. Kemudian Bank Indonesia melansir mta uang rupiah menguat dengan berada pada Rp14.972 per USD.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan masih ada sejumlah sentimen positif yang bisa mendongkrak rupiah hari ini. Ia memprediksi pergerakan rupiah akan berada di rentang Rp14.935 per USD sampai Rp14.965 per USD.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id