Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti)

IHSG Diprediksi Merekah

Ekonomi ihsg
Nia Deviyana • 16 Mei 2019 08:16
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat ke level 5.960 hingga 6.123. Analis Indosurya Sekuritas William Suryawijaya mengatakan jelang rilis data perekonomian maka Repo Rate menjadi salah satu faktor yang memicu indeks merekah.
 
"Jelang rilis data BI rate yang disinyalir belum akan berubah, turut memberikan sentimen terhadap pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang," ujar William, lewat keterangan resminya, Kamis, 16 Mei 2019.
 
Suku bunga acuan yang diprediksi masih berada pada level enam persen, kata William, menunjukkan bahwa kondisi perekonomian berada dalam keadaan stabil. "Sehingga peluang kenaikan akan terlihat dalam perjalanan IHSG," jelasnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun saham-saham yang menarik dicermati pada perdagangan hari ini, lanjut William antara lain BBCA, BMRI, BJTM, BBNI, ASII, LSIP, TOTL, dan ADHI.
 
Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu, 15 Mei 2019 merosot ke level 5.900. Penurunan IHSG sejalan dengan data defisit neraca perdagangan Indonesia pada April 2019 yang mengalami defisit sebesar USD2,5 miliar. Selain itu, rupiah juga masih melemah.
 
IHSG pada penutupan perdagangan Rabu, 15 Mei 2019, turun 90,32 poin menjadi 5.980. Volume perdagangan sebesar 11 milar lembar saham senilai Rp7,1 triliun. Sebanyak 122 saham naik, 317 saham turun, dan 142 saham tak bergerak.
 
Riset MNC sekuritas mengatakan angka ini jauh dari konesus analis yang memperkirakan defisit sebesar USD472 juta. Sehingga kejadian ini membuat pelaku pasar melakukan aksi jual secara masif.

 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif