Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mandiri. Medcom/Desi.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mandiri. Medcom/Desi.

Mandiri Bagikan Dividen Rp11,2 Triliun

Ekonomi bank mandiri
Desi Angriani • 16 Mei 2019 19:54
Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyepakati pembagian dividen sebesar Rp11,2 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Jumlah itu berasal dari 45 persen laba bersih 2018 yang sebesar Rp25 triliun.
 
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto mengatakan Mandiri menyepakati pembayaran dividen sebesar 45 persen dari laba bersih 2018 atau sekitar Rp241 per lembar saham. Sedangkan sisa 55 persen dari laba bersih 2018 akan digunakan sebagai laba ditahan.
 
“Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam mengembangkan bisnis dan memenuhi ketentuan terbaru regulator, serta sebagai bentuk apresiasi perseroan kepada pemegang saham atas kepercayaan dan dukungannya,” katanya usai RUPST di Menara Mandiri I, Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada 2018, laba bersih Bank Mandiri tercatat sebesar Rp25,0 triliun atau tumbuh 21,2 persen secara year on year (yoy). Pencapaian tersebut didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar 5,28 persen menjadi Rp57,3 triliun dan peningkatan pendapatan atas jasa (fee based income) sebesar 20,1 persen menjadi Rp28,4 triliun.
 
Kinerja tersebut, katanya, didukung oleh keberhasilan perseroan memperbaiki kualitas kredit yang tercermin pada penurunan rasio Non Performing Loan (NPL) dari 3,46 persen pada 2017 menjadi 2,75 persen di akhir 2018.
 
"Penurunan angka NPL secara tidak langsung telah memangkas alokasi biaya pencadangan perseroan menjadi Rp14,2 triliun dari Rp15,9 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya," ungkap dia.
 
Di samping itu, RUPST juga memutuskan untuk mempertahankan komposisi pengurus perseroan guna mempertahankan kinerja baik yang dibukukan tahun lalu dan mendukung pencapaian target tahun ini. Adapun Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit berada di kisaran 10-12 persen pada 2019, dengan rasio NPL gross yang terjaga di 2,5 - 2,7 persen.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif