IHSG Diprediksi Menguat, Saham Ini Layak Dikoleksi
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatan meski pergerakannya rentan terkoreksi. Sejumlah katalis positif diharapkan terus berdatangan di sepanjang hari agar IHSG bisa mempertahankan posisi di zona hijau.

Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, setelah menguat sebanyak 0,51 persen atau 29,14 poin ke level 5.761,07, hari ini IHSG bisa mengalami penguatan. Namun, lanjutnya, adanya beberapa tekanan menyulitkan pergerakan IHSG terus berada di zona hijau.

Salah satu hambatan, tambahnya, adalah data penjualan ritel yang diperkirakan naik sebanyak 3,1 persen dibandingkan dengan 2,9 persen. Kenaikan persentase penjualan ritel ini akan meningkatkan pertumbuhan kepercayaan konsumen.

Meski demikian, investor asing tetap masih melakukan sell off lantaran melihat kekhawatiran pada pergerakan bursa saham di Asia yang terus jatuh seiring pelemahan nilai tukar rupiah terhadap USD.

"Perdagangan selanjutnya pada kisaran pergerakan 5.706-5.798," kata Lanjar, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2018.

Dengan kondisi tersebut, Lanjar merekomendasikan saham seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Danamon Indonsesia Tbk (BDMN).

Kemudian cermati pula pergerakan saham seperti PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Unilever Indonesia (UNVR).



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id