IHSG Berpeluang Melemah, Saham Bank Ini Direkomendasikan

Annisa ayu artanti 24 Oktober 2018 09:03 WIB
ihsg
IHSG Berpeluang Melemah, Saham Bank Ini Direkomendasikan
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Desi Angriani)
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan pelemahannya dipicu oleh ketegangan kasus kematian jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi. Meski demikian, diharapkan ada katalis positif yang datang dari dalam negeri untuk memicu IHSG berbalik arah ke zona hijau.

Fund Manager Valbury Capital Management Suryo Narpati mengatakan, setelah melemah pada penutupan perdagangan kemarin, laju IHSG hari ini akan kembali melanjutkan pelemahan. Kondisi itu karena adanya pernyataan tidak puas dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap penjelasan Pemerintah Arab Saudi mengenai kematian Khashoggi.

Atas pernyataan itu, lanjutnya, pasar saham kembali bergejolak karena pernyataan itu menjadi lampu merah bagi Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salma atas tuduhan memerintahkan pembunuhan Khashoggi.

"Pasar global yang tengah dihadapi sejumlah ketidakpastian berkenaan dengan kisruh Amerika Serikat menjadi sentimen yang menyulitkan IHSG melaju ke zona hijau," kata Suryo, seperti dikutip dari riset hariannya, Rabu, 23 Oktober 2018.

Namun, lanjut Suryo, pelemahan IHSG diperkirakan tidak terlalu dalam karena rilisnya kinerja keuangan perusahaan kuartal III. Ia memprediksi gerak IHSG hari ini berada di level support 5.730-5.781 dan resisten 5.832-5.882.

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper juga memiliki pandangan yang sama mengenai gerak IHSG hari ini. Ia memprediksi IHSG melemah dengan level support 5.763-5.780 dan 5.831-5.865. Pelemahan IHSG hari ini terjadi karena keegangan geopolitik akibat kasus kematian Khashoggi di mana banyak negara mengecam Pemerintah Arab Saudi.

"IHSG diprediksi melemah, ketegangan geopolitik meningkat setelah banyak negara memberikan kecaman terhadap Pemerintah Arab Saudi terkait kasus kematian jurnalis Jamal Khashoggi. Hal ini tentu akan memengaruhi hubungan dan perdagangan antarnegara," jelas Dennies.

Beberapa saham direkomendasikan hari ini yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Astra Internasional Tbk (ASII), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Medco Energy Tbk (MEDC) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id