Investor Tahan Diri, Rupiah Masih akan Melemah
Ilustrasi. (FOTO: MI/Susanto)
Jakarta: Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini diprediksi masih akan sideways dan mengarah lemah. Hal itu terjadi karena pelaku pasar cenderung menahan diri dan tengah menyikapi sentimen-sentimen yang terjadi.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada memperkirakan gerak rupiah hari ini berada di antara level support Rp15.210 dan resisten Rp15.222 per USD.

"Pelemahan rupiah yang terjadi masih dalam pergerakan tren sideways-nya, di mana belum berubah dari sebelumnya," kata Reza dalam riset hariannya, Senin, 29 Oktober 2018.

Meski masih melaju lemah, Reza menuturkan pelemahan mata uang Garuda ini tidak akan signifikan atau dalam. Sebab, saat ini kondisi laju USD juga menunjukkan pelemahan dibandingkan sejumlah mata uang lain.

"Diharapkan sentimen positif dari dalam negeri masih dapat lebih positif untuk membuat rupiah mampu berbalik menguat," ungkap dia.

Pada perdagangan akhir pekan lalu pergerakan rupiah kembali mengalami pelemahan di mana sebelumnya sempat mampu bertahan dari terapresiasinya USD.

Pada Jumat sore rupiah melemah sebesar 37 poin menjadi Rp15.212 per USD dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.175 per USD.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id