Aturan <i>Startup Unicorn</i> Melantai di Bursa Segera Terbit
Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menerbitkan peraturan khusus untuk mendorong perusahaan startup sekelas Go-Jek Cs atau perusahaan-perusahaan startup unicorn dapat melantai di bursa.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengatakan bursa saat ini berkonsentrasi mengajak perusahaan-perusahaan startup agar menjadi perusahaan terbuka. Pihaknya juga sudah bertemu dengan Go-Jek untuk membicarakan mengenai hal tersebut beberapa minggu lalu.

"Kita fasilitasi dengan menerbitkan peraturan khusus yang memungkinkan mereka untuk juga going public di bursa," kata Hasan ditemui di Kantor BEI, Jakarta, Senin, 29 Oktober 2018.

Hasan menuturkan sebetulnya bursa tidak hanya menyasar perusahaan-perusahaan unicorn melantai di bursa. Tetapi juga perusahaan startup rintisan. Melalui inkubator bursa, dia menginginkan perusahaan yang mencatatkan sebagai perusahaan publik dapat lebih berkembang.

"Kita ingin memastikan perusahaan startup ini tidak hanya sukses di hari-hari pertama IPO, tapi juga punya going concern dan sustainable yang cukup tahan," ucap dia.

Sejauh ini baru ada satu perusahaan keluaran inkubator bursa yang berhasil mencatatkan sahamnya. Perusahaan itu adalah PT Yelooo Integra Datanet Tbk (Passpod). Meski tidak mematok target perusahaan startup yang akan IPO, Hasan berharap dari tahun ke tahun banyak perusahaan startup yang melantai di bursa.

"Belum ada (target) dari sisi numbers. Bukan hanya di inkubator bursa terus terang. Kita membuka diri untuk startup company di inkubator lain, ada di Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kemenkominfo, dan perbankan," pungkas dia.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id